PPKM Darurat, Ratusan Ribu Buruh DIY Terancam Kehilangan Pekerjaan

YOGYA, KRJOGJA.com – Forum Komunikasi Buruh Bersatu (FKBB) DIY mengungkap setidaknya 200 hingga 300 ribu buruh di DIY terancam kehilangan pekerjaan buntut penerapan PPKM Darurat yang kini dilaksanakan. Mereka merupakan pekerja di sektor non esensial yang tak bisa bekerja karena pengetatan mobilitas masyarakat sebagai konsekuensi kebijakan PPKM.

FKBB setidaknya memiliki anggota 50 serikat pekerja dari seluruh wilayah DIY. Mereka mulai bersuara karena baru lima hari penerapan PPKM, banyak buruh yang sudah merasakan dampak kebijakan yang dirasa tak mendetail hingga ke akar rumput itu.

Ali Prasetyo, perwakilan dari Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) menyebut, para buruh sepakat dengan adanya kebijakan PPKM darurat untuk memutus rantai penularan virus Corona. Hanya saja, sampai saat ini aturan pemerintah dirasa tak diejawantahkan dengan baik hingga menyentuh masyarakat terdampak.

“PPKM darurat sebagai upaya pemerintah dalam menghambat pertumbuhan laju pandemi ini penting untuk kita ikuti. Namun jangan sampai mengorbankan ekonomi buruh dan rakyat secara umum, artinya negara atau pemerintah daerah harus tegas mengeluarkan kebijakan untuk menjamin dan melindunginya,” ungkapnya melalui pernyataan yang disampaikan pada KRjogja.com, Kamis (8/7/2021).

BERITA REKOMENDASI