Produksi Melimpah, Harga Bawang Merah di DIY Anjlok

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com – Seluruh kantong atau sentra produksi bawang merah di tanah air, termasuk di DIY tengah panen raya pada pertengahan Agustus 2021 ini. Sehingga produksi bawang merah melimpah yang berakibat harganya anjlok hanya dikisaran Rp 20.000 hingga Rp 21.000 Kg/Kg di pasar rakyat atau tradisional di DIY. Harga bawang merah tersebut sudah di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dipatok pemerintah sebesar Rp32.000/Kg.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Apriyanto mengatakan beberapa harga bahan pokok pangan masih mengalami fluktuasi harga. Fluktuasi harga ini dialami komoditi pangan hortikultura terutama bawang merah dan cabai yang disebabkan sentra produksi baru panen raya saat ini.

” Harga bawang merah turun drastis hingga 20 persen dari Rp 26.000 menjadi kisaran Rp 20 ribu sampai Rp 21.000/Kg. Lumayan tajam tekanan harga yang dialami bawang merah, harganya pun di bawah harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah tetapi petani setidaknya masih mendapatkan untung meskipun tidak banyak,” paparnya di Yogyakarta, Minggu (22/8/2021).

Yanto menyampaikan tekanan harga pun terjadi pada komoditi hortikultura lainnya yaitu cabai rawit merah dari Rp 15.000 menjadi Rp 13.000/Kg, cabai merah keriting dari Rp 15.000 menjadi Rp 13.000/Kg, cabai rawit hijau dari Rp 15.000 menjadi Rp 14.700/Kg dan cabai merah besar dari Rp 15.700 menjadi Rp 15.000/Kg. Penurunan harga komoditi cabai tersebut juga dikarenakan sedang panen raya maka produksinya melimpah saat ini.

” Komoditi bahan pokok pangan lainnya yang mengalami tekanan dialami daging ayam broiler dari Rp 34.000 menjadi Rp 32.000/Kg yang masih dibawah HET Rp 35.000/Kg dan telur ayam ras dari Rp 22.000 menjadi Rp 21.300/Kg yang juga masih dibawah harga acuan Rp 24.000/Kg,” terangnya.

BERITA REKOMENDASI