PTKM di DIY, Sanksi Sosial dan Sita KTP Diberlakukan

YOGYA, KRJOGJA.com – Edukasi dan pengawasan berkaitan dengan poin-poin yang ada dalam Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) terus dilakukan oleh Satpol PP DIY. Namun semua upaya tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan kesadaran masyarakat dalam penerapan Prokes dan melaksanakan poin-poin dalam PTKM. Hal itu dibuktikan dengan masih banyaknya pelanggaran yang terjadi.

“Selama kebijakan PTKM diterapkan di DIY (sejak 11 Januari), kami sudah menemukan 2.312 pelanggaran. Dari jumlah tersebut sebanyak 61 di antaranya merupakan pelanggaran berkaitan dengan Work from home (WFH). Sedangkan untuk pelanggaran jam operasional sebanyak 844 pelanggaran. Penerapan 25 persen makan di rumah makan ada 421 pelanggaran dan pemakaian masker ada 981 pelanggaran,” jelas Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad, Sabtu (30/1/2021).

Noviar mengungkapkan, sebelum adanya perpanjangan PTKM pihaknya lebih fokus ke protokol kesehatan yang berkaitan dengan penggunaan masker dan kerumunan. Namun setelah dilakukan perpanjangan, beberapa hal lebih diintensifkan. Misalnya pengawasan di daerah-daerah yang sering ditemukan banyak pelanggaran, seperti pasar atau tempat usaha yang lain.

BERITA REKOMENDASI