Pusat Studi Pancasila UPN Veteran Ingatkan ‘Gerakan Indonesia Raya Bergema’, Ada yang Melenceng?

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pusat Studi Pancasila UPN Veteran Yogyakarta meminta adanya pengkajian ulang terhadap Gerakan Indonesia Raya Bergema yang akan dimulai 20 Mei 2021. Belum adanya penelitian lebih mendalam dan komprehensif menjadi alasan, permintaan tersebut, termasuk dampak-dampak ikutan yang dikhawatirkan muncul dalam jangka waktu mendatang.

Kepala Pusat Studi Pancasila UPN Veteran Yogyakarta, Ir Lestanta Budiman mengatakan munculnya gerakan Indonesia Raya Bergema dinilai melenceng dari tujuan awal Forum Rakyat Yogya Untuk Indonesia (For You Indonesia) yang digagas bersama beberapa waktu lalu. Menurut dia, pada awalnya, lagu yang diperdengarkan kepada masyarakat disepakati bukan lagu Indonesia Raya namun lagu-lagu kebangsaan lainnya seperti Garuda Pancasila.

“Ini yang kemudian dipertanyakan karena kok yang akhirnya malah lagu Indonesia Raya, diperdengarkan setiap hari pukul 10.00 WIB. Memang tujuannya baik namun jangan sampai kontraproduktif, kalau semakin sering didengarkan khawatir malah jadi biasa saja begitu, padahal kan ada konsekuensi karena ada undang-undang yang mengikat,” ungkapnya pada wartawan di kampus pusat UPN Veteran Yogyakarta, Rabu (19/5/2021).

BERITA REKOMENDASI