Rakor SPPT-TI TA 2021 Pemasyarakatan Kemenkumham Sinergi Antar Penegak Hukum Diperkuat

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com- Pernah  terjadi di Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) data error hingga ada napi terpidana mati  lepas dan menggunakan nama baru kemudian melakukan perampokan dan pembunuhan di  daerah lain. Meski sempat mengelak napi teraebut akhirnya mengaku setelah dicocokkan sidik jarinya dengan data dari Kepolisian.

“Hal ini menunjukkan sistem database Pemasyarakatan harus terus disempurnakan dengan sinergi bersama institusi penegak hukum lainnya,” ungkap Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DIY Budi Argap Situngkir saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Sistem Peradilan Pidana Terpadu Berbasis Teknologi Informasi (SPPT-TI) TA 2021, Kamis (24/6/2021) di Hotel Grand Dafam Rohan Yogya.

Budi menegaskan rakor ini sesuai dengan tema optimalisasi program pertukaran data perkara pidana yang transparan, efektif dan efisien untuk mewujudkan layanan pemasyarakatan yang pasti.

“Pemalsuan tidak bisa dianggap sepele apalagi bila menyangkut data napi pelaku kriminal berat, pembunuhan, terorisme dan lainnya. Sinergi terus dilakukan dengan selalu update data dengan teknologi informasi,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI