Rentan Penyebaran Virus, Pasar Tradisional Disterelisasi

Lurah Pasar Kotagede Antoni Prasetyo, mengaku penyemprotan dalam skala besar pernah dilakukan pada 27 Maret 2020 lalu. Setelah kemarin, hal serupa rencananya juga akan dilakukan lagi sebelum lebaran atau sekitar 10 Mei mendatang. Seluruh rencana itu juga sudah disepakati oleh seluruh pedagang karena harus merelakan libur sehari penuh.

Diakuinya, antisipasi harus dilakukan demi menjaga pasar tradisional dari aspek kesehatan. Apalagi tidak jauh dari lokasi Pasar Kotagede, sudah ditemukan kasus positif Covid-19, yakni d wilayah Banguntapan dan Singosaren Bantul. Dikhawatirkan, dari hasil tracing terhadap pasien positif di kedua wilayah tersebut, ada yang pernah beraktivitas di Pasar Kotagede.

“Kita sampaikan jika ini bukan melulu soal rejeki tapi juga harus ada protokol kesehatan. Semoga kita semua sehat dan rejeki pun kita dapat. Kesadaran dari pedagang ini yang sangat diharapkan,” katanya.

Antoni mengatakan, total pedagang yang ada di Pasar Kotagede mencapai sekitar 900 hingga 1.000 orang. Terdiri dari sekitar 600 orang menempati los di dalam pasar, dan sisanya berjualan di luar area pasar. Keterbatasan lahan menjadi penyebab tidak mungkin dilakukan batas jarak antar pedagang. Pembatasan yang dilakukan ialah dari sisi jam operasional yakni hingga pukul 12.00 WIB. Sedangkan pasaran legi sudah disepakati ditiadakan sampai batas waktu yang belum ditentukan. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI