Sampai Akhir 2021, Ditargetkan Ada 1200 Kelompok Jaga Warga

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemda DIY terus berupaya melakukan pendampingan kepada Satuan tugas(Satgas) Padukuhan alias Jaga Warga yang ditargetkan bisa terbentuk sebanyak 1.200 kelompok hingga akhir 2021. Sebab Satgas Padukuhan di DIY yang terbentuk belum mencapai 50 persen karena keterbatasan atau minimnya anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19 dari APBDes.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY Noviar Rahmad mengatakan pihaknya mendorong dan melakukan pendampingan kepada 84 kelompok Jaga Warga yang ada di bawah koordinasi Satpol PP DIY dalam satu bulan. Pihaknya menargetkan membentuk Jaga Warga setidaknya 1200 kelompok Jaga warga hingga akhir tahun ini.

“Jaga Warga ini levelnya tingkat Padukuhan, kecuali di Kota Yogyakarta yang levelnya Kampung dan Kelurahan Wates Kulonprogo berada di tingkat RW. Jadi kami mendorong dari Jaga Warga ini segera membentuk posko-posko di tingkat Padukuhan yang saat ini masih belum mencapai 50 persen,” paparnya kepada media baru-baru ini.

Noviar menyampaikan Satpol PP DIY telah memberikan pendampingan kelompok Jaga Warga di Gunungkidul, Bantul serta sebagian di Sleman dan Kulonprogo. Sehingga pihaknya belum menuntaskan pendampingan dan pembentukan Jaga Warga di seluruh Kabupaten/Kota yang ada di DIY. Kendala pembentukannya adalah faktor kecilnya biaya karena adanya refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19 di tingkat Desa hanya sebesar 8 persen dari APBDes.

BERITA REKOMENDASI