Sempat Terhenti, Bantuan Permakanan Isolasi Mandiri Kembali Bergulir

Maryustion menambahkan, teknis bantuan permakanan juga sama dengan sebelumnya. Pemenuhan bantuan logistik berupa makanan siap saji dilakukan oleh kelompok kuliner yang tergabung dalam program Gandeng Gendong yang ada di wilayah masing-masing. Hal itu harapannya mampu menggerakkan perekonomian masyarakat yang juga terdampak pandemi.

Selain itu, setiap pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah setidaknya memperoleh bantuan logistik selama 10 hari. Mereka akan memperoleh bantuan makanan siap saji tiga kali dalam sehari dengan menu yang berbeda-beda untuk makan pagi, siang, dan malam. Alokasi anggaran untuk setiap menu ditetapkan Rp 20.000 dan dipastikan kebutuhan gizi untuk mendukung pemulihan pasien tetap terpenuhi.

“Jika di dalam satu rumah ada tiga orang yang menjalani isolasi mandiri, maka kebutuhan anggaran minimalnya adalah tiga orang dikali tiga kali makan dalam sehari dikali 10 hari. Artinya akan ada 90 nasi boks yang harus disiapkan. Total nilai bantuannya Rp 1,8 juta. Nilainya cukup besar,” katanya.

BERITA REKOMENDASI