Serapan Bank Sampah di Kota Yogya Ditarget 5 Persen

Dari total bank sampah yang mencapai 481 unit, diakuinya belum semua mampu aktif dan konsisten dalam menjalankan kegiatannya. Sehingga perlu ada dorongan yang lebih massif agar mampu menjadi gerakan di tiap wilayah. Salah satu yang dilakukan ialah mengukuhkan fasilitator kelurahan (faskel) yang terdiri dari tokoh masyarakat setempat. “Ada dua orang di tiap kelurahan yang kami tunjuk sebagai faskel. Mereka merupakan kepanjangan tangan dari dinas untuk memberikan motivasi, pemahaman di masyarakat, termasuk bank sampah,” urainya.

Disamping itu, kesadaran warga terhadap persoalan sampah juga perlu ditingkatkan. Menurut Sugeng, volume sampah harus dilihat dari hulu atau produksinya. Sampah domestik produsen utamanya ialah rumah tangga. Sehingga sejak dari rumah tangga perlu ada upaya pemilahan dan pemilihan antara sampah organik dan anorganik. Hasil dari pemilahan sampah tersebut lantas diperhatikan aspek distribusinya, apakah ke penampungan sementara atau bank sampah.

BERITA REKOMENDASI