1.538 Rumah Tidak Layak Huni Direhab

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pada tahun 2020 lalu ada sekitar 1.538 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang ditangani Pemkab Sleman, provinsi dan APBN. Sekarang juga masih banyak rumah yang tak layak huni dan sedang dilakukan pendataan.

“Secara bertahap, pemerintah akan menangani dan merehab RTLH. Dengan harapan semua rumah di Sleman layak huni,” ungkap Bupati Sleman Kustini.

Bupati mengapresiasi Baznas atas pemberian bantuan untuk rehab RTLH. Harapannya penanganan RTLH di Kabupaten Sleman segera selesai. “Program ini bisa membantu warga miskin dalam pemenuhan papan. Saya berharap program seperti ini bisa menginspirasi sumber-sumber lain dalam membantu masyarakat dalam rangka mengentaskan kemiskinan,” tambah Bupati.

Sementara Ketua Baznas Sleman Kriswanto menargetkan dapat merehab 30 RTLH untuk membantu masyarakat miskin dalam pemenuhan kebutuhan primer khususnya bidang papan. “Tahun ini kami menargetkan bisa membantu merehab 30 RTLH di wilayah Kabupaten Sleman. Setiap rumah akan mendapat bantuan dari Baznas sebesar Rp 15 juta. Harapan kami, masih ada swadaya dari masyarakat. Tujuan pemberian bantuan ini supaya warga miskin bisa memenuhi kebutuhan primer, khususnya papan,” ujarnya.

Selain bantuan RLTH, Baznas juga menyerahkan kursi roda dan alat bantu jalan bagi kaum difabel, serta bantuan sosial bagi warga korban angin kencang di Turi beberapa waktu lalu. “Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap kaum difabel maupun warga yang membutuhkan,” kata Kriswanto. (Sni)

BERITA REKOMENDASI