15 Ribu Umat Hindu Ikuti Tawur Agung

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Sekitar 15 ribu umat Hindu dari pelosok tanah air mengikuti upacara Tawur Agung kesanga di kompleks Candi Prambanan, Jumat (16/03/2018). Dalam upacara ini turut hadiri Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin.

Ketua Parisade Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Klaten Hendrata Wisnu mengemukakan, tema Nyepi pada tahun ini adalah ‘Melalui catur brata penyepian kita tingkatkan soliditas sebagai perekat keragaman dalam menjaga keutuhan NKRI’. “Kami menghimbau kepada umat Hindu dan masyarakat pada umumnya untuk tetap menjaga NKRI harga mati," kata Hendrata Wisnu.

Lebih lanjut dijelaskan Hendrata Wisnu, Tawur Kasanga ini merupakan upacara dalam rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi. "Ini merupakan upacara pensucian alam semesta dan  seisinya menjelang  datangnya pergantian Tahun Saka," jelasnya.

Menurut Hendrata Wisnu, upacara Tawur Tawur Agung Kasanga diawali dengan kirab air suci dari  108 mata air. Terdiri 101 mata air di Indonesia dan 7 mata air dari India.

Menteri Lukman Hakim mengemukakan, tema Nyepi sangat inspiratif, strategis dan relevan dengan kondisi Indonesia saat ini. Yakni perlu lebih memantapkan lagi soliditas bangsa dengan mengedepankan rasa tepo saliro (toleransi) demi keutuhan NKRI.

Tema tersebut sangat sesuai dengan misi Kemenag dalam mengantisipasi intoleransi yang bisa memecah belah keutuhan bangsa. Baik itu melalui cara anarkis maupun penyebaran berita-berita bohong (hoax).

Menteri Agama juga mengatakan, ia lebih suka menyebut Hari Suci Nyepi daripada Hari Raya Nyepi. Hal itu dengan alasan Hari Suci lebih sesuai dengan esensi Nyepi yang memberikan makna mendalam adanya kontemplasi, perenungan diri umat Hindu.

Hari Suci Nyepi sebagai momentum untuk mawas diri dan menghindari adarma atau sifat sifat kebatilan. Selain itu juga sebagai pengorbanan tulus ikhlas untuk alam semesta.

Upacara Tawur Agung Kesanga tersebut dimeriahkan dengan pementasan Epos Ramayana, dengan tema gugurnya sang angkara murka (Rahwana gugur). Dimainkan oleh Sanggar Tari Surya Sumirat Pura Mangkunegaran Surakarta. (Sit/Isw)

BERITA REKOMENDASI