18 SMP Meriahkan ‘Depok Education Fair’

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Kelompok Kerja Kepala Sekolah SMP/Mts Kecamatan Depok Sleman menggelar education fair, Kamis (14/02/2019) di Kompleks Museum Dirgantara Mandala Lanud Adisucipto Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 18 Sekolah yang terdiri dari SMP Negeri dan swasta dan juga Mts yang berada di Kecamatan Depok, Sleman, Yogyakarta.

Lilik Mardiningsih, Mpd selaku ketua panitia acara education fair mengatakan acara ini bertujuan sebagai upaya untuk menguatkan karakter anak, antara lain kerja sama, gotong royong, kewirausahaan dan kemandirian anak. “kita perkuat karakter itu dengan mengadakan acar pameran dan pagelaran seperti ini. Yang mana tiap sekolah wajib membuka stand,” tuturnya.

Education Fair seperti ini baru pertama kali diselenggarakan di Kabupaten Sleman, acara ini juga menampilkan beberapa seni dari siswa yang mengikuti acara Education Fair, seperti tari, penampilan beladiri, hingga 'music perfomance'. Selain itu terdapat lomba mewarnai meja, yang mana meja yang sudah diwarnai nantinya akan disumbangkan kedaerah-daerah yang terkena bencana. 

Lilik menambahkan selain acara pameran dan pagelaran, juga membuat kesepakatan bersama yang berisi tidak ada bullying di sekolah. “tadi kita semua menandatangani kesepakatan, mulai dari pejabat dinas sampai pengurus OSIS dari 18 sekolah, kita sepakat tidak boleh ada buliying di sekolah,” tambahnya.

Salah satu sekolah yang membuka Stand dan mengikuti acara Education Fair ini adalah SMPN 4 Depok Sleman. Dalam stand SMPN 4 depok ini memamerkan beberapa hasil kreasi seni dari siswa-siswanya, mulai dari kerajinan tangan, lukisan, majalah dinding hasil eskul jurnalistik, sampai batik buatan siswa. Seperti diketahui SMPN 4 Depok juga berada diperingkat ke 3 seKabupaten Sleman untuk hasil Ujian Nasionalnya.

“Semua yang dipamerkan disini, semuanya buatan siswa-siswa kami,” ujar Lilik yang juga merupakan Kepala Sekolah SMPN 4 Depok Sleman. Lilik juga menambahkan jika disekolahnya tidak semata mementingkan dari sisi akademik nya saja, tapi juga memberi perhatian dari non akademisnya lewat ekstakulikuler. (*)

 

 

BERITA REKOMENDASI