2.918 Mahasiswa Seluruh Indonesia Ikuti PIMNAS di UGM Secara Daring

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Gelaran Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-33 resmi dibuka, Rabu (25/11/2020) malam. Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi tuan rumah penyelenggaraan yang diikuti oleh 2918 peserta dari 101 perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Rektor UGM, Prof Panut Mulyono menyampaikan tahun ini tercatat 625 tim mahasiswa dari 101 perguruan tinggi yang berhasil lolos ke PIMNAS setelah melalui serangkaian proses seleksi. Panut pun menyampaikan ucapan semangat pada para peserta yang tahun ini harus mengikuti perlombaan secara daring dan luring akibat pandemi Covid-19.

“Kalian adalah calon pemimpin bangsa yang kreatif dan inovatif. Tunjukkanlah kepada para juri bahwa kalian adalah pemuda-pemuda yang hebat dan pantas menjadi juara,” terang Panut.

Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan yang menjadi Ketua Panitia PIMNAS ke-33, Prof Djagal Wiseso Marseno menambahkan tahun ini tim juri akan melakukan penilaian secara luring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, sementara peserta akan mengikuti seluruh kegiatan secara daring.

“Tahun 2020 merupakan pertama kali PIMNAS diadakan dengan format luring dan daring. Meski dalam kondisi pandemi, namun semangat dan semarak PIMNAS tahun ini tidak boleh padam,” terang Djagal.

Program Kreativitas Mahasiswa PIMNAS 33 sendiri terdiri atas beberapa bidang, yaitu PKM Penelitian (Eksakta dan Sosial Humaniora), PKM Kewirausahaan, PKM Pengabdian Masyarakat, PKM Terapan Teknologi, PKM-Karsa Cipta, PKM Gagasan Tertulis, serta PKM Gagasan Futuristik Konstruktif. Meski diselenggarakan di tengah pandemi, Program Kreativitas Mahasiswa pada tahun ini tetap mendapat respon baik dari mahasiswa, dengan jumlah proposal yang masuk mencapai 65 ribu proposal.

“Pandemi Covid-19 tidak menyebabkan anak bangsa menjadi kendur. Tahun ini ada 65 ribu proposal dari sekitar seribu perguruan tinggi yang mengunggah proposal. Dari jumlah itu, ada 5.783 didanai untuk pelaksanaannya,” terang Ketua Tim Juri PIMNAS ke-33, Dr Indwiani Astuti dalam temu pers di sela penjurian, Kamis (26/11/2020).

Jumlah proposal PKM yang masuk tahun ini terus mengalami tren peningkatan daripada tahun-tahun sebelumnya. Untuk PKM 5 Bidang, jumlah proposal mengalami peningkatan dari 45.103 di tahun 2019 menjadi 57.723 pada tahun ini, sementara untuk PKM KT/GFK terjadi peningkatan dari jumlah 6.606 di tahun 2019 menjadi 7.063 di tahun 2020.

“Hampir seluruh perguruan tinggi mulai sadar bahwa PKM merupakan pembelajaran yang sesuai dengan konsep merdeka belajar, karena mahasiswa bisa mempelajari apapun sehingga mereka tidak terkungkung,” sambung Indwiani.

Tahun ini mahasiswa melakukan kegiatan berbeda dalam PKM di mana mereka harus menambah kreativitas konsep yang menjadi keluaran dari proposal. Mahasiswa juga tidak diperkenankannya turun ke lapangan dan bertatap muka satu dengan lainnya. Peserta harus menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19 dan berkomunikasi secara daring antara satu dengan lainnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI