200 Anggota PPOJ Kantongi ASK dan KP

SLEMAN, KRJOGJA.com – Sekitar 200 anggota Paguyuban Pengemudi Online Jogja (PPOJ) telah mengantongi izin Angkutan Sewa Khusus (ASK) dan Kartu Pengawasan (KP). Dengan mengantongi izin tersebut, pengemudi nantinya bisa mengambil penumpang di wilayah Dinas Perhubungan seperti terminal.

Humas PPOJ Romi Gunawan menjelaskan, sesuai Peraturan Menteri Perhubungan No 118 tahun 2019 tentang Angkutan Sewa Khusus, setiap pengemudi taksi online harus mengajukan izin ASK dan KP. Kemudian sekitar 700 anggota PPOJ mengajukan izin secara kolektif ke Dinas Perizinan dan Penanaman Modal DIY.

“Saat ini baru 200 anggota yang mendapat izin ASK dan KP. Sementara sebagian masih ada yang terkendala keluaran tahun kendaraan yaitu minimal tahun 2015,” jelas Romi, Selasa (11/2/2020) di sela-sela penyerahan ASK dan KP di Taman Kuliner Condongcatur Depok.

Dengan mengantongi izin ASK, pengemudi taksi online ini akan dilindungi oleh negara. Selain itu, pengemudi juga diwajibkan membayar asuransi Jasa Raharja, sehingga penumpang akan terlindungi Jasa Raharja selama 24 jam. “Ketika terjadi kecelakaan, penumpang akan mendapatkan asuransi Jasa Raharja. Sehingga penumpang akan lebih nyaman ketika naik taksi online yang memiliki izin ASK dan KP,” terangnya.

Di samping itu, pengemudi nantinya juga diperbolehkan mengambil di kawasan yang menjadi wewenang Dinas Perhubungan seperti terminal. Untuk itu, pihaknya meminta dinas terkait segera mensosialikan kebijakan tersebut. “Selama ini terminal sebagai daerah merah sehingga pengemudi tidak boleh ambil penumpang di situ. Tapi kalau punya izin ASK ini, pengemudi seharusnya diperbolehkan,” tegasnya.(Sni)

BERITA REKOMENDASI