5 Kecamatan di Kota Yogyakarta Krisis Air

SLEMAN (KRjogja.com) – Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip Amrta Institute terkait air di Kota Yogyakarta, setidaknya ada 5 kecamatan yang defisit air yaitu Gondokusuman, Mergangsan, Mantrijeron, Jetis dan Umbulharjo.

"Pada dasarnya, semua kecamatan di Kota Yogyakarta krisis air, namun yang paling rawan adalah kelima itu," ungkap Direktur Amrta Institute for Water Literacy, Nila Ardhianie setelah diskusi dan pemutaran film 'Yogya Darurat Air' di University Club (UC) UGM pada Senin (15/8/2016). 

Nila menjelaskan, perhitungan krisis didasari oleh banyak imbuhan dikurangi banyak pengguna. Krisis air ini dapat berdampak pada pengambilan keputusan pemerintah terkait wilayah pembangunan hotel dan apartemen. "Jika ingin membangun hotel atau apartemen ya jangan di lima kecamatan itu," tambahnya. 

Dia mencontohkan di Kecamatan Umbulharjo penduduknya sudah banyak dan butuh air, maka sebaiknya tidak dibangun hotel dan apartemen. Padahal, hotel dan apartemen membutuhkan banyak air dan memiliki daya pompa yang besar sebagai fasilitas penunjang. "Ini layaknya orang bermodal besar bertarung langsung dengan orang yang tidak memiliki apa-apa," ujarnya.

Praktisi hukum Hermawanto yang kerap menangani masalah air mengatakan bahwa pemerintah harus mendahulukan warganya. "Jika kebutuhan warga telah dipenuhi, maka barulah sektor komersial masuk, bukan sebaliknya," pungkasnya. (Ardhike Indah)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI