60 Tim Marching Band Siap Tampil dalam Piala Raja Hamengku Buwono

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kejuaraan Marching Band Piala Raja Hamengku Buwono 2019 yang sudah memasuki tahun ke-8, siap digelar Sabtu-Minggu (26-27/10/2019). 60 tim dari berbagai wilayah Indonesia siap tampil membawakan koreo dan musik untuk memperebutkan piala bergilir berbentuk Kuluk Sri Sultan yang tahun 2018 lalu singgah di Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Ketua Panitia Pelaksana Lomba, Nolik Maryono mengatakan tahun ini 60 tim dari berbagai wilayah Indonesia dipastikan akan berpartisipasi. Ada tiga nomor yang dipertandingkan yakni Street Parade, Drum Battle, dan Display.

“Untuk Street Parade akan dimulai usai pembukaan di Jalan Malioboro mulai DPRD DIY dan finish di Titik 0 Kilometer Sabtu (26/10/2019) pukul 13.00 WIB. Seluruh peserta akan menampilkan koreo terbaik termasuk maskot ciri khas yang juga dilombakan nantinya,” ungkapnya pada wartawan di sesi konferensi pers di kawasan Seturan Jumat (25/10/2019) siang.

Untuk nomor Street Performance ini, Jalan Malioboro nantinya akan ditutup selama tiga jam mulai 13.30 hingga 16.30 WIB. “Peserta akan tampil maksimal dan penonton bisa menyaksikan di sepanjang Jalan Malioboro. Tahun-tahun lalu animo penonton luar biasa, harapan kami kali ini semakin meriah lagi dan menjadi salah satu atraksi bagi wisatawan,” sambung dia.

Divisi perlombaan sendiri dibagi menjadi 5 yaitu Divisi Junior (SD), Junior Brass (SD Brass), Senior (SMP/SMA/SMK), Senior Brass (SMP/SMA/SMK) dan Umum (Perguruan Tinggi
atau Instansi Pemerintah maupun Swasta). Drum Battle dilaksanakan di Sport Hall Kridosono Yogyakarta pada hari Sabtu 26 Oktober 2019 pukul 19.00 – 22.00 WIB dan Display atau Marching Show di GOR Among Raga Yogyakarta, Minggu 27 Oktober 2019 pukul 08.00 – 22.00 WIB.

Perguruan Tinggi di DIY yang mempunyai UKM Marching Band menjadi bagian dari peserta yakni UGM, UNY, UMY, ISI, Atma Jaya dan Polbangtan, termasuk PDBI Kota Yogyakarta dan PDBI Bantul. Peserta luar daerah sendiri berasal dari Riau, Jakarta, Bandung, Cirebon, Blitar, Madiun, Nganjuk, Surakarta, Purworejo, Pasuruan, Magelang, Klaten, Solo, Semarang, Muntilan, Yogyakarta, Sumenep dan Pontianak.

Sementara Surya Wijaya SH, Ketua Umum Pengda PDBI DIY menambahkan di tahun 2019 ini Kejuaraan Marching Band Piala Raja Hamengku Buwono diharapkan akan menjadi event terakhir dengan skala nasional. Pasalnya, tahun 2020 ajang kejuaraan ini akan bertransformasi berkelas internasional dengan peserta dari luar negeri.

“Informasinya sudah banyak tim dari luar negeri siap hadir ke Kejuaraan Marching Band Piala Raja Hamengku Buwono ini tahun 2020 nanti diantaranya Afrika Selatan, Filipina, Thailand dan Jepang. Harapan kami, kejuaraan ini bisa bersaing dengan Thailand World Marching Band Competition (IWMC) yang kelasnya sudah Interasional,” ungkapnya berharap. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI