7.797 Pemudik Padati Sleman, Terbesar Ada di Kecamatan Tempel

SLEMAN, KRJOGJA.com – Sebanyak 7.797 pemudik atau pendatang telah memadati Kabupaten Sleman hingga Rabu (20/5). Pemudik terbesar memadati Kecamatan Tempel sebanyak 829 orang, Lalu Depok sebanyak 652 orang dan Mlati sebanyak 632 orang. Jumlah pemudik terbesar lainnya adalah Kecamatan Ngaglik ada 585 orang Kecamataan Gamping ada 533 orang.

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman itu juga menunjukkan penurunan jumlah pemudik baru sejak terpantau pada tanggal 11 Mei 2020 dimana ada 40 orang dan hingga Rabu kemarin cuma ada 15 orang. Sedangkan pemudik terbesar ada di Kecamatan Godean sebanyak lima orang. Dinas terus memantu kehdiran pemudik agar tidak menambah jumlah pasien yang sampai saat ini mencapai 1.796 orang tanpa gejala (OTG) dan 1.881 orang dalam pemantauan (ODP). Lalu ada 553 orang dalam pemantauan dengan pasien positif ada 79, 399 pasien negatif dan 75 dalam proses penyembuhan.

Data lain menunjukkan OTG tetap dan ODP bertambah masing-masing 1 di Kecamatan Ngaglik (5 kasus baru, 4 kasus pindah ke ODP SP) dan Turi (kasus baru). Bertambah 3 di Kecamatan Seyegan (5 kasus baru, 2 kasus pindah ke ODP SP). Adapun berkurang masing-masing 1 di Kecamatan Godean dan Depok (semua pindah ke ODP SP), Berkurang 2 di Kecamatan Gamping (pindah ke ODP SP) dan Selesai Pemantauan (SP) bertambah 12 dengan rincian bertambah 1 di Kecamatan Godean, bertambah masing-masing 2 di Kecamatan Gamping dan Seyegan (pindah dari ODP MP), bertambah 3 di Kecamatan Depok (1 kasus pindahan dari ODP MP, 2 kasus baru) dan bertambah 4 di Kecamatan Ngaglik (pindah dari ODP MP).

BERITA REKOMENDASI