9 Juta Wisatawan Ditargetkan Masuk Sleman

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Sektor pariwisata di Kabupaten Sleman terus dibenahi dan kian berkembang. Upaya ini membuahkan hasil, terbukti dengan peningkatan kunjungan wisatawan di Sleman.

Dinas Pariwisata Sleman mencatat sampai dengan November 2018 kemarin, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 7.759.296 kunjungan. ”Jika dibandingkan dengan periode yang sama yaitu bulan November pada tahun 2017, terdapat peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 24,50%. Bahkan dari target 8 juta wisatawan di tahun ini, sampai bulan November 2018 telah tercapai 96,99% kunjungan,” ungkap Kadinas Pariwisata Sleman Dra Sudarningsih.

Oleh karena itulah, lanjutnya, Dinas Pariwisata Sleman optimis kunjungan wisatawan tahun ini mencapai angka 8 juta atau bahkan lebih. Ini bisa menjawab tantangan yang diberikan Bupati Sleman di mana pada tahun 2017 hanya menargetkan 6 juta kunjungan, namun capaian kunjungannya hingga 7,2 juta.

Menurut Sudarningsih, optimisme ini berkaca pada tahun sebelumnya di mana beberapa event tahunan yang diselenggarakan Pemkab Sleman dapat meningkatkan kunjungan wisatawan secara signifikan. Beberapa event yang dinilai mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Sleman seperti Festival Of Light (15 Desember 2018 – 20 Januari 2019) di Gardu Pandang Kaliurang, Festival Lampion Penjor (20 Desember 2018 – 7 Januari 2019), Festival Merapi (22-23 Desember 2018) yang dilaksanakan di 3 panggung yaitu Tlogoputri, Embung Jetis Suruh dan Denggung.

Sudarningsih menyebut Dinas Pariwisata Sleman menargetkan kunjungan wisata tahun 2019 mencapai angka 9 juta kunjungan. Untuk mencapai target tersebut, sejumlah inovasi terus dikembangkan melalui berbagai wisata yang ada baik wisata budaya, alam, dan lainnya.

”Sejumlah event baru tengah dipersiapkan untuk tahun 2019 seperti Festival Bambu, Festival Kuliner Sleman (10 Maret 2019), Sleman Temple Run (14 Juli 2019), Tour de Merapi (21 Juli 2019) dan event-event lainnya yang setiap penyelenggaraannya mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah,” jelasnya.

Ditambahkan, saat ini Sleman mendapat DAK nonfisik dana alokasi khusus dari Kementerian Pariwisata senilai Rp 1 miliar. Dana ini nantinya akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas SDM sektor pariwisata sehingga pada tahun 2019 pelayanan di sektor pariwisata ini akan lebih meningkat. (Has)

BERITA REKOMENDASI