Ada Pendatang di Lingkungan, Polisi Minta Jaga Warga Berperan

SLEMAN, KRJOGJA.com – Densus 88 mengamankan terduga teroris RS (32) di kediaman orangtuanya di Jeruk, Kepek Gunungkidul, Selasa (6/6/2017) kemarin. Mengantisipasi adanya kemungkinan serupa terjadi di wilayah DIY, polisi meminta masyarakat untuk saling peduli satu sama lain apabila ada warga pendatang baru di lingkungan tempat tinggal.

Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto ditemui wartawan Rabu (7/6/2017) mengharapkan adanya peran warga masyarakat dengan saling peduli antar warga. Terlebih, apabila di lingkungan ada warga baru yang menetap sementara di rumah kost atau kontrakan.

"Kemarin sudah dilaunching jaga warga, harapannya wakil masyarakat ini bisa mengantisipasi misalnya ada warga pendatang baru melakukan pendataan. RT dan RW juga harus tahu untuk mengantisipasi dan saling menjaga," ungkapnya.

Tak hanya itu, Yuliyanto mengharap respon masyarakat bila mendapati barang mencurigakan seperti yang hari ini terjadi di Pakualaman. Ia meminta masyarakat tetap melapor untuk mencegah terjadinya hal tak diinginkan semua pihak.

"Kalau melihat benda mencurigakan lapor saja, kan gratis memanggil polisi. Lebih baik mencegah daripada menyesal setelah hal buruk terjadi. Tim Jihandak Polda DIY siap bergerak karena itu memang tugasnya," lanjutnya.

Sementara terkait terduga RS, Polda DIY mengaku tak punya kewenangan untuk menyampaikan update terbaru perkembangan penyelidikan. "Itu langsung Mabes di bawah Densus 88, tapi hari ini dibawa ke Jakarta untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, polisi mengamankan RS di Jeruk, Kepek Gunungkidul. Terduga teroris tersebut sedang pulang ke rumah orangtuanya setelah bertahun-tahun bermukim di Tegal Jawa Tengah. (Fxh)

 

 

BERITA REKOMENDASI