Adnan Meninggal Dunia, Ini Harapan Keluarga

SLEMAN (KRjogja.com) – Harapan besar tersemat di benak keluarga almarhum Adan Wirawan Ardianta (16) korban meninggal akibat insiden kekerasan di Imogiri Panggang Senin (12/12/2016). 

Ayah almarhum, Agus Riyanto kepada wartawan mengharapkan kejadian yang menimpa anaknya menjadi terakhir kali di Yogyakarta. Menurut dia, sudah saatnya semua pihak terkait duduk bersama untuk mencari solusi atas rivalitas luar sekolah yang masih saja terjadi dan berakhir pada insiden kekerasan. 

"Kami benar-benar berharap kejadian seperti ini tak terulang lagi, harus ditangani dengan benar agar tidak turun ke adik-adik kelasnya nanti. Sulit memang karena harus mencari benang merah tapi harus dilakukan, jangan ada pihak yang menutup mata, karena ini tanggungjawab bersama," ungkapnya. 

Keluarga menurut Agus akan berusaha iklas melepas almarhum Adnan tanpa dendam. "Jangan ada lagi kekerasan yang berakibat hilangnya nyawa, cukup ini yang terakhir," imbuhnya. 

Almarhum Adnan meninggal dunia sehari pasca kejadian yakni Rabu (13/12/2016) petang di rumah sakit Panti Rapih. Almarhum meninggal sesaat sebelum dioperasi lantaran adanya pendarahan di ginjal yang sobek tertikam senjata tajam sedalam 2 cm. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI