Ajeng Tresna Jadi Penerbang Tempur Wanita Pertama TNI AU

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna SE MM melantik 45 lulusan Sekolah Penerbang (Sekbang) A-97 Terpadu. Untuk lulusan terbaik diraih Letda Pnb Ravi Rahmat dari Jurusan Fixed Wing dan Letda Pnb Sandro Imeldo dari Jurusan Rottary Wing. Sedangkan Letda Pnb Ajeng Tresna Dwi Wijayanti sebagai penerbang tempur wanita pertama TNI AU.

“Wingday tidak semata peristiwa seremonial belaka, namun merupakan bentuk prestasi dari para penerbang muda yang diraih melalui perjuangan yang berat. Wingday adalah sebagai gerbang awal bagi para penerbang untuk terus belajar dan mendarmabaktikan kemampuannya kepada bangsa dan negara,” kata Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna SE MM saat melantik 45 penerbang.

Upacara Wingday digelar melalui telekonferensi dengan menerapkan protokol pandemi Covid-19. Untuk 3 penerbang muda lulusan Sekbang A-97 Terpadu dilantik di Mabesau Cilangkap Jakarta. Sedangkan 42 penerbang mengikuti pelantikan di Wisma Adi Lanud Adisutjipto.

Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Ir Bob Henry Panggabean mengatakan, secara keseluruhan para penerbang muda tersebut akan bergabung menjadi penerbang tempur 15 orang. Kemudian penerbang angkut/transport 18 orang dan penerbang heli 10 orang.

“Sebanyak 43 penerbang akan ditempatkan di seluruh satuan jajaran Lanud Adisutjipto. Sedangkan 2 penerbang TNI AD akan ditempatkan di Puspenerbad,” terangnya.

Menurutnya, penerbang baru yang dilantik terdiri dari 43 perwira penerbang TNI AU dan 2 perwira penerbang TNI AD. Dari 43 penerbang terdapat satu siswa yang melaksanakan pendidikan luar negeri yaitu di Sekbang Malaysia.

“Dari jumlah tersebut 2 orang penerbang Wanita Angkatan Udara. Salah satunya menorehkan sejarah baru yaitu Letda Pnb Ajeng Tresna Dwi Wijayanti sebagai penerbang tempur wanita pertama TNI AU,” terangnya.

Sedangkan untuk lulusan terbaik dan mendapatkan Trofi diraij Letda Pnb Ravi Rahmat dari Jurusan Fixed Wing dan Letda Pnb Sandro Imeldo dari Jurusan Rottary Wing. Kegiatan pendidikan Sekolah Penerbang TNI Angkatan 97 Terpadu telah dilaksanakan dalam kurun waktu 19 bulan mulai tanggal 2 November 2018.

Tahapan pendidikan yang dilaksanakan diantaranya bina kelas di Skadik 104 selama 4 bulan, bina terbang latih dasar di Skadik 101 selama 7 bulan, bina terbang latih lanjut di Skadik 102 untuk jurusan Fixed Wing dan jurusan Rotary Wing di Lanud Suryadarma selama 8 bulan. (Sni)

BERITA REKOMENDASI