Akhir Tahun Wisata di Sleman Buka, Tetap Patuhi Prokes

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Menanggapi wacana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada saat libur Natal dan tahun baru, Pemkab Sleman memastikan wisata di daerah ini tetap dibuka. Bupati Sleman Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo menyampaikan objek wisata yang sudah dibuka tidak akan ditutup, namun demikian baik masyarakat maupun pengelola harus senantiasa menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.

“Kita sejalan dengan DIY. Destinasi tetap akan dibuka tapi tetap dengan pembatasan sesuai Level 3 itu,” ungkap Kustini di Sleman, Selasa (23/11/2021).

Meskipun tidak ditutup, Kustini tetap meminta agar para pelaku wisata tidak menggelar pesta atau kegiatan khusus yang dapat membuat kerumunan. Pasalnya, hal tersebut dapat berpotensi membuat penyebaran virus Covid-19.

“Jangan ada kegiatan tertentu seperti pesta kembang api atau yang dapat menimbulkan kerumunan, khawatirnya bisa timbul penyebaran dan berpotensi klaster baru,” terang Kustini.

Meskipun wisata tidak ditutup, Kustini menegaskan Pemkab Sleman akan menyiapkan sejumlah skenario awal guna membatasi wisatawan menghadapi libur Natal dan tahun baru. “Kalau posko gabungan nanti ada. Kemudian akan diperkuat dengan pemantauan baik dari pemerintah dan instansi terkait di tempat wisata melalui koordinasi utamanya berkaitan dengan jumlah pengunjung di setiap lokasi,” tegas Kustini.

Dilanjutkan Kustini, sejumlah aturan pembatasan sedang dipersiapkan salah satunya berkaitan dengan pembatasan kunjungan wisatawan dalam satu destinasi wisata. Kemudian memastikan penerapan prokes serta sarana pendukung lainnya di seluruh wisata.

Termasuk memastikan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi saat memasuki tempat wisata akan diperketat. “Untuk pembatasan jumlah wisatawan masih akan menunggu ingubnya. Yang pasti sarana dan prasarana prokesnya harus dipastikan, termasuk keberadaan gugus Covid-19 tingkat kalurahan juga terlibat di dalamnya,” tambah Kustini. (Van)

BERITA REKOMENDASI