Anak Muda Yogya Ikuti Pembentukan Kader Bela Negara

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Ratusan pemuda dari 24 organisasi masyarakat (ormas) di DIY mengikuti kegiatan pembentukan kader bela negara bertempat di Mako Yonif 403/WP mulai Selasa (20/03/2018) hingga Jumat (23/03/2018) mendatang. Kegiatan yang diprakarsai oleh Kementrian Pertahanan RI bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY tersebut bertujuan untuk menggembleng kader bangsa berjiwa nasionalisme.

Kepala Badan Kesbangpol DIY, Agung Supriyanto mengatakan kegiatan pembentukan kader bela negara tersebut melibatkan 300-an peserta dari utusan ormas di DIY. Menurut dia, para peserta merupakan perwakilan ormas dari berbagai gerakan kemasyarakatan.

"Peserta merupakan utusan dari sekitar 24 ormas di DIY, ada ormas PP (Pemuda Pancasila), KNPI, ormas Islam seperti dari Muhammadiyah, NU maupun ormas dari Katolik dan lainnya. Agenda ini diprakarsai pusat dan kami di sini sifatnya hanya memfasilitasi,” ungkap Agung saat dihubungi melalui sambungan ponsel, Selasa (20/03/2018).

DIY menurut dia sangat layak menjadi salah satu penggelar kegiatan tersebut karena banyaknya elemen masyarakat di Indonesia Mini ini serta kesadaran bela negara masyarakat di DIY selama ini cukup tinggi.  "Pada kegiatan bela negara tahun 2017 kepesertaan dari DIY dalam mengikuti kegiatan hampir 100 %. Antusiasme peserta juga sangat besar karena mengikuti kegiatan full selama tiga hari,” sambungnya.

Ditemui terpisah, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP DIY Faried Jayen Soepardjan mengaku sengaja mengirimkan 15 wakil dalam agenda tiga hari tersebut. Tidak hanya utusan PP DIY, Jayen yang juga merupakan Ketua GM FKPPI DIY juga mengirimkan sebanyak 10 wakil pilihan yang nantinya diharap jadi leader anak muda yang memiliki nilai nasionalisme tinggi serta Pancasilais.

“Bela negara sangat penting dilakukan setiap warga negara baik individu maupun utusan elemen masyarakat. Karena bela negara salah satu cara memupuk sikap dan perilaku yang dijiwai warga negara dalam kecintaan kepada NKRI berdasarkan pada dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara,” terangnya.

Faried Jayen menaruh harapan melalui kegiatan tersebut peserta mampu mendalami dasar-dasar kemampuan bela negara dan jiwa nasionalisme di setiap peserta. Nantinya mereka menjadi agen untuk menularkan energi positif bagi rekan ataupun orang-orang lain yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tiga hari tersebut para peserta menjalani berbagai kegiatan seperti tema kearifan lokal oleh Gubernur DIY yang dilanjutkan Wawasan Kebangsaan dari PPKP Kemhan L DIY serta Kepemimpinan Berwawasan Bela Negara dari Danrem 072/PMK, tentang Tataran Dasar Bela Negara oleh Direktur Bela Negara.

Tak hanya itu, peserta juga mendapat materi dari Ketua DPRD DIY, penyuluhan masyarakat tentang Kamtibmas oleh Dirbimas Polda DIY, sejarah perjuangan oleh Ketua LVRI DIY, terorisme dan radikalisme oleh Kapolresta Yogyakarta. Ketua BNN DIY juga akan memberikan penyuluhan tentang narkoba diikuti kelas bencana alam oleh Ketua BPBD DIY. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI