Anggaran Pengadaan Tanah dan Mobil Dinas Dipangkas

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN (KRjogja.com) – Sejumlah usulan anggaran yang diajukan dalam APBD perubahan 2016 oleh eksekutif dipangkas, yakni pengadaan tanah, pembangunan embung di Wedomartani, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (DPUP), mobil dinas, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, mobil jenazah dan pengadaan trafo Dinas Hubkominfo. Anggaran yang dipangkas tersebut selanjutnya dialihkan untuk Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) sekitar Rp 23, 186 miliar.

Wakil Ketua DPRD Sleman Sofyan Setyo Darmawan menjelaskan, sebelumnya ada tunggakan pembayaran Jamkesda sekitar Rp 23 miliar. Untuk memenuhi pembayaran tunggakan tersebut, beberapa usulan anggaran harus dialihkan ke jamkesda.

"Hasil sinkronisasi dengan eksekutif, akhirnya kami memangkas anggaran di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Kami melihat pembayaran tunggakan ini cukup penting karena menyangkut pelayanan kesehatan bagi masyarakat, " kata Sofyan kepada KRjogja.com, Kamis (04/08/2016).

Adapun usulan anggaran yang dipangkas, yakni pengadaan tanah untuk Pasar Cebongan Rp 12,517 miliar, Dinas PUP Rp 4,727 miliar, pembangunan embung Gedongan Wedomartani Rp 3,359 miliar, pengadaan mobil dinas Rp 915 juta, mobil jenazah Rp 400 juta, pengadaan trafo dari Dishubkominfo Rp 740 juta dan usulan dari Disdikpora Rp 527 juta.

Dikatakan dalam APBD perubahan 2016, untuk pendapatan ada penambahan sekitar Rp 18,696 miliar sehingga totalnya sebesar Rp 2,374 triliun. Sedangkan belanja daerah ada penambahan Rp 327,605 miliar sehingga totalnya menjadi Rp 2,826 triliun. Dengan pendapatan dan belanja daerah tersebut ada defisit sekitar Rp 451 miliar, namun sudah ditutup dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun sebelumnya (Silpa) sebesar Rp 478 miliar.

Menurutnya, APBD perubahan 2016 ini sudah disahkan oleh DPRD Sleman dan sedang dievaluasi Gubernur DIY. Jika nanti sudah selesai, raperda APBD perubahan segera ditetapkan oleh DPRD Sleman. (Sni)

BERITA REKOMENDASI