Antrian Kendaraan di Pintu Masuk Sleman Makin Padat

SLEMAN, KRJOGJA.com – Antrian kendaraan di pintu masuk Sleman terpantau padat sejak Sabtu hingga Minggu (28-29/12/2019) pada liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu arus lalu lintas ke arah destinasi wisata juga mengalami peningkatan dan diperkirakan sampai malam tahun baru nanti. 

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman Marjanto SSiT MT mengatakan, kendaraan dari luar kota kembali datang ke Sleman mulai akhir pekan kemarin. Hal itu terlihat antrian kendaraan di persimpangan jalan cukup panjang. 

"Pintu-pintu masuk Sleman seperti Prambanan, Tempel dan Jalan Wates, antriannya panjang. Kendaraan dengan nopol luar kota mulai banyak," kata Marjanto, Minggu (29/12/2019).

Menurutnya, arus kendaraan yang mengarah ke tempat-tempat wisata cukup padat, seperti Kaliurang. Diperkirakan peningkatan ini akan terjadi sampai malam tahun baru nanti. "Kemungkinan puncaknya kemarin dan hari ini. Soalnya besok Senin banyak yang masuk kerja. Tapi menjelang tahun baru akan kembali padat," ucapnya.

Sementara itu Kapolsek Prambanan Kompol Rini Anggraini mengatakan, pada H-3 sebelum tahun baru, sudah terjadi peningkatan arus lalu lintas memasuki DIY. Pihaknya akan melakukan rekayasa jalan apabila antrian kendaraan mulai panjang. "Mulai terjadi peningkatan kendaraan yang masuk maupun keluar. Pengaturan lalu lintas dilakukan oleh personel yang bertugas di pos pelayanan Prambanan," ujarnya.

Dari data yang ada, jumlah mobil pribadi yang keluar Yogyakarta pada hari Minggu (29/12/2019) siang sebanyak 1.519 unit, bus besar 32, bus sedang 27, bus kecil 28, truk atau pick up sebanyak 61 dan truk kontainer sebanyak 3. Sedangkan kendaraan roda dua yang keluar wilayah Yogya sebanyak 1.185. Jumlah kendaraan yang masuk wilayah Yogya Minggu (29/12/2019) siang untuk mobil pribadi sebanyak 1.021, bus besar sebanyak 19, bus sedang 13, bus kecil 15, truk atau pick up 41, truk kontainer 4 dan kendaraan bermotor sebanyak 848. 

"Perkiraan pada H-2, H-1 dan H +1, H+2 akan terjadi peningkatan arus lalu lintas di wilayah Prambanan. Obyek wisata di Breksi tidak ada posko khusus tapi ada personel dan pos pelayanan Prambanan siap mengurai kemacetan," terang Kompol Rini. 

Kanit Dikyasa Satuan Laluintas Polres Sleman Iptu Gembong Widodo menambahkan, pada H-3 sudah terjadi peningkatan arus kendaraan. Hal ini terlihat di pintu masuk DIY di Prambanan, Maguwoharjo dan Tempel. Pihaknya melakukan beberapa rekayasa jalan untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas. Untuk di wilayah Prambanan, kendaraan diatur sesuau APILL. Namun memasuki Maguwoharjo, petugas melakukan pengaturan secara manual dengan cara menarik arus lalu lintas ke arah Janti dan Ringroad Timur.(Sni/Aha)

BERITA REKOMENDASI