Aparat Desa Harus Aktif, Penerbitan SPT PBB-P2 Tahun 2020 Dipercepat

SLEMAN, KRJOGJA.com – Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan PBB-P2, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman terus berupaya menyempurnakan mekanisme pelayanan publik yang terkait dengan PBB P2. Salah satu upayanya adalah mempercepat penerbitan dan penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB-P2). 

Hal tersebut diuangkapkan Bupati Sleman Sri Purnomo pada penyampaian SPPT PBB-P2 di Pendapa Rumah Dinas Bupati. Penyampaian SPPT PBB-P2 tersebut dilaksanakan pada hari pertama masuk kerja di tahun 2020, Kamis (2/1/2020). 

Menurut Sri Purnomo, potensi PBB Kabupaten Sleman dari waktu ke waktu mengalami peningkatan. Hal tersebut dapat dilihat pada tahun 2019 lalu pokok ketetapan PBB P2 sebesar Rp 83 miliar dengan SPPT PBB P2 sebanyak 627.729 lembar. Dari  ketetapan tersebut, Pemkab Sleman berhasil merealisasikan sebesar 81,6 persen dari pokok ketetapan akhir. 

Bupati juga mengimbau kepada aparat desa yang menangani PBB untuk bersikap proaktif dan berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tanpa harus menunggu tim dari kecamatan maupun kabupaten. 
"Diharapkan dengan upaya tersebut, penerimaan PBB tahun 2020 ini dapat berhasil mencapai 100 persen," harapnya.

Sementara itu, Kepala BKAD Sleman Harda Kiswaya melaporkan, kesadaran masyarakat untuk membayar pajak di tahun 2019 semakin meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Kalau pada tahun 2018 yang dapat mencapai lunas dengan realisasi 100 % di 3 kecamatan, 22 desa dan 420 padukuhan. Sedangkan di tahun 2019 naik menjadi 4 kecamatan, 25 desa dan 504 padukuhan. "Ini peningkatan yang luar biasa. Terimakasih untuk dukungan semuanya," tandasnya.

Harda juga menegaskan, untuk ketetapan PBB-P2 tahun 2020 ini Pemkab Sleman tidak menempuh kebijakan menaikkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) secara massal, kecuali beberapa objek pajak khusus yang bernilai komersial tinggi. "Sebagai bentuk apresiasi terhadap aparatur desa yang berprestasi dalam hal lunas PBB P2 tahun 2019, kami memberikan piagam penghargaan kepada 4 camat, 25 kepala desa dan 504 dukuh yang dapat mencapai lunas awal pembayaran PBB P2 tahun 2019," tambahnya.(Has)

BERITA REKOMENDASI