Aplikasi Elsimil bukan Menghambat Menikah, Tapi Cegah Stunting

Terkait aplikasi Elsimil, Tavip mengemukakan, dalam kondisi normal, harapannya, 3 bulan sebelum menikah, sudah mendapatkan bimbingan kesehatan reproduksi. Caranya dengan mengunduh aplikasi Elsimil. Dari aplikasi itu, akan diminta mengisi kolom pertanyaan, dari tingkat lengannya kurus, berapa Hbnya dan lainnya. Dari apalagi itu, ada juga informasi mengenai  lokasi bidan di wilayah terdekat, untuk konsultasi kehamilan.

Setelah mengisi dan mengikuti saran yang disampaikan, serta memenuhi syarat untuk menikah, maka diberikan sertifikat elektronik yang nantinya digunakan syarat perkawinan oleh Kemenag. Namun demikian, setelah mengisi data di aplikasi, ternyata ada  yang tidak memenuhi syarat untuk mendapat sertifikat, misalnya hb kurang, lengannya kecil, maka pernikahan tetap dapat dilakukan. Namun demikian diminta jangan hamil dulu. Selanjutnya,  pasangan ini akan mendapatkan bimbingan agar tidak terjadi stunting. Termasuk diantaranya bimbingan untuk menjaga gizi yang dikonsumsi.

Lantas bagaimana kalua terjadi hamil di luar nikah, atau dinikahkan karena hamil dulu?  Menurut Tavid,  yang dikawal adalah kehamilannya. Agar tidak terjadi stunting. “Aplikasi ini tidak memperberat orang menghambat menikah,” ujar mantan Kepala Bapeda DIY. (Jon)

BERITA REKOMENDASI