Baiturrahman Minomartani Menuju ‘Eco Masjid’

SLEMAN (KRjogja.com) – Masjid Baiturrahman RW 01 Minomartani Ngaglik Sleman bersiap menuju 'Eco Mosque' atau masjid berwawasan lingkungan.Beberapa konsep telah disiapkan takmir masjid untuk menjadi eco masjid, diantaranya, gerakan menghemat air, gerakan menghemat energi (listrik), dilarang merokok, pengelolaan sampah yang baik, lingkungan yang tertib, indah, rapi dan nyaman serta perilaku hidup yang sehat.

Ketua Takmir Masjid Baiturrahman Prof Dr HA Sudibyakto MS mengatakan, untuk menjadikan kawasan masjid yang hijau, selain akan menambah beberapa pohon perindang, juga memperbanyak tanaman hidroponik. "Tanaman hidroponik sengaja dipilih karena bisa memberi keuntungan ekonomi bagi jemaah dan secara estetis mempercantik pemandangan," terang Sudibyakto kepada KRjogja.com usai peresmian Masjid Baiturrahman sebagai eco masjid.

Dikatakan, desain masjid ini juga telah dirancang hemat energi, yakni memiliki sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik. Sehingga, saat siang hari tidak perlu penerangan lampu, cukup dari sinar matahari yang masuk. "Konsep eco masjid ini intinya agar jemaah nyaman berada di masjid," ujarnya.

Hal lain yang akan digarap serius oleh takmir masjid adalah pengelolaan sampah dan air. Menurut Sudibyakto, untuk mengelola sampah dengan baik, perlu ada pengurus profesional. Sehingga sampah dari jemaah yang dikelola, bernilai tambah. Kemudian pihaknya akan menyiapkan sistem pemanenan air hujan, agar tidak terbuang sia-sia (ditampung) dan bisa digunakan saat musim kemarau. "Kami berkomitmen untuk menjadikan Masjid Baiturrahman sebagai masjid percontohan berwawasan lingkungan," tandasnya. (Dev)

BERITA REKOMENDASI