Bambang ‘Swinger’ Akui Pelecehan Mahasiswi UGM, Begini Tanggapan Kampus

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Nama Bambang Ariyanto menjadi perbincangan di media sosial dua hari terakhir setelah muncul video pengakuan perilaku penyimpangan swinger yang diatasnamakan sebagai penelitian. Mirisnya lagi, Bambang mencatut dua universitas yakni UGM dan Universitas Nahdlathul Ulama (UNU) untuk melancarkan aksi bejatnya tersebut.

Bambang diketahui sempat mengunggah video klarifikasi dan permintaan maaf di akun sosial media pribadinya. Tak hanya berupaya fantasi melalui swinger secara virtual saja, Bambang mengakui sudah melakukan aksi pelecehan secara fisik pada korban-korbannya selama ini.

“Saya pernah juga melakukan pelecehan secara fisik dan secara khusus saya meminta maaf pada korban baik dari kampus UGM Bulaksumur maupun yang lain yang pernah menjadi korban pelecehan saya baik secara fisik, tulisan maupun verbal sehingga menyebabkan trauma. Saya secara khusus juga meminta maaf pada UGM dan UNU yang sering saya sertakan untuk mencari target. Saya berjanji tidak melakukan hal ini lagi,” ungkap Bambang dalam video tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Dr Iva Ariani membenarkan bawasanya Bambang merupakan alumni kampus tersebut. Namun demikian, UGM tetap mengecam tindakan kekerasan seksual yang dilakukan dan siap menurunkan tim hukum untuk mempelajari kasus tersebut.

BERITA REKOMENDASI