Ban Vulkanisir Ditemukan, Hingga Pintu Diikat Tali

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Puluhan bus terjaring razia yang dilakukan tim gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman dan kepolisian di Terminal Jombor, Rabu (30/06/2018). Petugas mendapati sejumlah bus dengan nekat memasang ban vulkanisir. Bahkan ada bus jurusan Yogyakarta – Semarang yang pintu belakangnya rusak sehingga terpaksa ditali agar tidak terbuka.

Setiap bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) diperiksa kelengkapan fisik dan administrasinya oleh petugas mulai dari kondisi ban, rem, kaca, lampu hingga wiper. Selain ban yang menggunakan vulkanisir, ada yang lampunya tidak berfungsi baik hingga wiper yang hanya berfungsi satu. Selain itu petugas juga menemukan sejumlah paku tertancap pada ban bus.

Razia ini dilakukan menjelang arus lebaran 2018. Selain memeriksa kelengkapan fisik, petugas juga meminta kelengkapan administrasi baik armada maupun sopirnya, seperti SIM dan STNK hingga buku kir. "Kita cocokkan antara yang tertulis dalam buku KIR dengan fisiknya. Jika tidak sesuai, kita beri rekomendasi agar segera diperbaiki," ujar Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Sleman Sulton Fatoni.

Kepala Dishub Sleman Mardiana menuturkan, uji kelayakan ini penting dilakukan mengingat sebagian masyarakat masih memilih bus untuk keperluan mudik hingga berwisata. Untuk itu pihaknya harus memastikan semua bus baik yang masuk maupun keluar Sleman harus dalam kondisi laik jalan.

"Temuan didominasi ban vulkanisir serta lampu yang tidak berfungsi baik. Kami minta untuk segera diperbaiki ban apa yang kurang juga segera dilengkapi. Karena ini kita masih pembinaan," jelasnya.

Yainuri salah satu sopir bus mengakui jika ban belakang kendaraannya memang vulkanisir. Namun untuk ban depan dia pastikan asli. "Ban depannya asli, termasuk cadangan juga asli. Untuk ban belakang memang vulkanisir," dalihnya. (Awh)

BERITA REKOMENDASI