Banjir Maba di Masa Pandemi, Instiper Buatkan Tower Wifi di Kost Mahasiswa

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta menerima 936 mahasiswa baru di tahun akademik 2020/2021. Jumlah tersebut justru meningkat di saat perguruan tinggi lain kesulitan mendapatkan mahasiswa baru karena terpaan pandemi Covid-19.

Rektor Instiper, Dr Harsawardana mengatakan di tahun akademik ini Instiper justru mengalami kenaikan jumlah mahasiswa dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurut dia, saat ini muncul tren milenial untuk kembali menekuni bidang pangan baik pertanian maupun perkebunan dan kehutanan.

“Ada kesadaran baru masyarakat, apapun yang dilakukan orang ada dua hal yang penting yakni kesehatan dan sumber pangan. Kalau pangan bagus pasti sehat, kemudian orang sadar, kemudian menginspirasi milenial dan generasi z untuk menekuni bidanh itu. Mahasiswa dari Jawa juga semakin banyak saat ini,” ungkap Harsawardana usai peringatan Dies Natalis ke-62, Kamis (10/12/2020).

Saat ini menurut Harsawardana, Instiper belum menyelenggarakan kuliah secara tatap muka, menanti aturan terbaru pemerintah. Namun pihak kampus sudah mempersiapkan segala sesuatu ketika nantinya kegiatan luring sudah diperbolehkan.

“Kami sudah modifikasi ruang kelas, dilengkapi dengan video conference sehingga kuliah bisa secara daring atau luring. Kami juga siapkan, perkuliahan di kelas hanya 15-20 mahasiswa saja dan sisanya secara daring,” imbuhnya.

Maria Ulfah, Wakil Rektor I Bidang Akademik Instiper menambahkan sebagai bentuk dukungan pada mahasiswa dalam belajar daring, kampus membangun penguat signal wifi di kawasan kost dengan jarak 1 hingga 10 kilometer dari kompleks Instiper.

“Kami sudah pasang enam tower wifi di kawasan kost mahasiswa. Harapannya bisa membantu mahasiswa maksimal belajar daring, biar mereka bisa hemat kuota tapi tetap maksimal dapat materi kuliah. Tapi nantinya akan kami gilir antara mahasiswa daring dan luring,” terang dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI