Bank BPD DIY Syariah Gandeng IPHI Sleman Perluas Transaksi Digital

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Bank BPD DIY Syariah menggandeng Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sleman meluncurkan penggunaan QRIS Ultimate Automated Transaction (QUAT) Bank BPD DIY untuk memudahkan anggora dan masyarakat luas melakukan donasi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Jumat (26/03/2021). Peluncuran QUAT Bank BPD DIY ini bertepatan momen Hari lahir (Harlah) IPHI Sleman ke-31 ini dibarengi dengan peluncuran website Pengurus Daerah (PD) IPHI Sleman sebagai upaya mengembangkan media komunikasi berbasis online agar dapat memenuhi tuntutan zaman yang semakin membutuhkan sarana komunikasi lintas batas.

Pemimpin Bank BPD DIY Cabang Syariah Bambang Hadi Pramana menyampaikan Bank BPD DIY telah hadir dengan fasilitas transaksi infaq,sedekah dan zakat secara digital melalui QUAT BPD DIY. Dengan menggunakan media transaksi digital QUAT penghimpunan zakat, infaq, shodaqoh, dan donasi lainnya dari anggota IPHI akan lebih mudah dan cepat.

“Bank BPD DIY melalui Unit Usaha Syariah (UUS) telah ditunjuk sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH). Untuk itu, Bank BPD DIY Syariah mengajak masyarakat agar merencanakan ibadah haji sedini mungkin,” katanya.

Ketua PD IPHI Sleman Noor Hamid mengatakan para pengurus dan anggota IPHI harus bisa memberi teladan di tengah-tengah masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19 ini. Pandemi telah berdampak membuat masyarakat kehilangan pekerjaan serta kesulitan ekonomi.

“Jadi anggota IPHI dihimbau menyisihkan sebagian hartanya guna membantu masyarakat dan merajut ukhuwah wathaniyah (persaudaraan kebangsaan) tanpa memandang agama, suku, golongan, bahasa. Dimana semua adalah Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyatakan IPHI telah berperan aktif dalam meningkatkan kebersamaan dan persaudaraan antar umat, dan terima kasih sudah turut serta ikut membangun Kabupaten Sleman di usia 31 tahun selama ini. Keberadaan IPHI harus mampu menjadi pemecah masalah atas berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat seperti kemiskinan, keterbelakangan, serta memberikan kontribusi dalam penanganan pandemi.

“Keberadaan website dapat memenuhi tuntutan zaman untuk kebutuhan komunikasi yang lintas batas sekaligus menjadi sarana jejaring sosial. Sehingga terjalin komunikasi yang saling melengkapi dan dapat menjadi ajang komunikasi antara pusat, cabang, ranting dengan daerah. Disamping itu, website milik IPHI harus menjadi database terhadap semua agenda kegiatan dan personel IPHI secara keseluruhan,” tuturnya.

Dalam acara tersebut diselenggarakan pula Penganugerahan IPHI Award Pengurus Cabang IPHI Kapanewon se-Kabupaten Sleman 2021 kepada IPHI Cabang Kapanewon Kalasan, IPHI Cabang Kapanewon Ngaglik dan IPHI Cabang Kapanewon Moyudan. Selain itu, ditampilkan pula demo donasi melalui QUAT BPD DIY oleh Ketua Pengurus Wilayah (PW) IPHI DIY Hafidh Asrom. (Ira)

BERITA REKOMENDASI