Banyak Perempuan Tak Berani Ambil Posisi Penting

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN (KRjogja.com) – Selama ini masih banyak perempuan yang tidak berani mengambil posisi penting. Padahal secara kuantitas, perempuan tidak kalah dengan laki-laki. Untuk itu jiwa kepemimpinan dari seorang perempuan perlu ditingkatkan agar berani bersaing dengan kaum laki-laki.

Anggota Komisi D DPRD DIY Koeswanto SIP mengatakan, sudah saatnya seorang perempuan sejajar dengan laki-laki. Namun kenyataannya, sekarang ini belum banyak perempuan yang mengambil posisi penting seperti menjadi lurah, dukuh, RT dan lainnya.

"Terkadang perempuan sendiri sudah merasa kalah dengan laki-laki, akhirnya perempuan tidak berani mengambil posisi penting. Padahal secara kualitas, banyak perempuan yang lebih pintar dari pada laki-laki, " kata Koeswanto saat menggelar kegiatan pelatihan kepemimpinan perempuan dalam rangka peningkatan peran perempuan dalam pengambilan keputusan di Bantulan Sidoarum Godean, Selasa (23/08/2016).

Dalam pelatihan itu untuk memotivasi perempauan agar berani tampil dalam segala acara. Selain itu juga berani mengambil keputusan, berani berpartisipasi dan berani bersaing merebut posisi penting. Sehingga perempuan ini mampu bersaing dengan laki-laki.

Sedangkan pembicara lainnya, anggota DPRD Sleman Gustan Ganda menuturkan, dalam berdemokrasi pancasila itu harus mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat. Kemudian mengutamakan musyawarah dalam mengambil suatu keputusan.

"Tidak boleh memaksakan suatu kehendak, baik pribadi maupun golongan kepada orang lain. Dalam pengambilan hasil keputusan bersama harus secara moral serta menunjung tinggi harkat dan martabat manusia," kata Ganda. (Sni)

BERITA REKOMENDASI