Barata 2020 Jelajahi Cagar Budaya Sleman

SLEMAN, KRJOGJA.com – Gerakan Pramuka menjadi pilihan yang tepat dalam membangun keutuhan NKRI pada generasi muda melalui berbagai kegiatan menarik dan menantang untuk generasi milenial.

 

Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) adalah kegiatan pengembaraan bagi Pramuka Penegak (usia 16 s.d. 20 tahun) tingkat SMA/SMK sederajat di Kabupaten Sleman yang merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap akhir tahun. Pada tahun 2020 ini Barata sudah mencapai pelaksanaan yang ke-35 kalinya dengan mengusung Rute “Jelajah Cagar Budaya”. Pelaksana kegiatan Gerakan Pramuka Kwarcab Sleman c.q. Dewan Kerja Cabang (DKC) Sleman dengan Ketua Sangga Kerja (Panitia) Kak Dinar Fitri Ramdhani.

 

Berbeda dari biasanya, Pandemi Covid-19 memberi nuansa baru dalam pengembaraan yang telah dilaksanakan secara virtual pada tanggal 19-27 Desember, dilanjutkan pengembaraan pada tanggal 29-30 Desember 2020 dikawasan Shiva Plateu Prambanan. Dengan diikuti oleh 184 Peserta terdiri dari 160 orang dari 16 pangkalan SMA/SMK sederajat mengikuti kegiatan virtual, dan 24 orang dari 11 ranting mengikuti kegiatan pengembaraan.

 

Barata 35 mengambil Rute Jelajah Cagar Budaya sebagai sarana untuk menumbuhkan jiwa patriotisme, nasionalisme dan menambah keakraban kepada sesama Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega se-Kwartir Cabang Sleman. Melalui pengenalan kekayaan cagar budaya di daerahnya. Sehingga diharapkan Pramuka mampu menjadi motor sosialisasi pengenalan cagar budaya sesuai dengan jargon “Kunjungi, Lindungi, dan Lestarikan.

 

Upacara pembukaan Barata XXXV Tahun 2020 akan diselenggarakan pada tanggal 28 Desember bertempat di Grha Pramuka Sleman yang akan dibuka oleh Drs. Sri Purnomo, M.Si selaku Bupati Sleman sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Sleman. Pembukaan secara virtual yang akan diikuti seluruh peserta dan tamu undangan di rumah masing-masing.

 

Selanjutnya pada tanggal 29 Desember peserta akan melakukan pengembaraan mulai dari Candi Banyunibo menuju Candi Barong, Candi Dawangsari, Candi Ijo, beberapa situs kecil disekitar Shiva Plateu, dan finish di Watu Tapak Camphill Tebing Breksi Prambanan. Untuk selanjutnya tanggal 30 Desember akan melaksanakan jelajah budaya dengan rute sekitar Candi Ijo dan Tebing Breksi untuk mendalami situs-situs yang baru ditemukan. Total perjalanan selama 2 hari sejauh 20 Km.

 

 

Terdapat berbagai kegiatan prestasi/kompetisi, kegiatan bakti, kegiatan wawasan, dan kegiatan persaudaraan, untuk kegiatan prestasi tersendiri terdapat 6 macam kegiatan yaitu: Video Reportase Cagar Budaya, Scoutpreneur, Mural, Pionering, Yel-yel, dan Video dokumenter Inovasi Pembelajaran Pramuka di Kala Pandemi. Adapun Kegiatan Wawasan dan Persaudaraan berisi materi dan praktek yang bekerjasama dengan BPCB DIY dan Komunitas Kandang Kebo. Malam Wirapati bertempat di Watu Tapak Camphill Tebing Breksi pada 30 Desember akan diisi renungan, api unggun, dan penampilan kesenian dari peserta pengembaraan, terdapat pula kegiatan nDog Gludukan yaitu makan bersama makanan khas Barata Sleman. (*)

 

BERITA REKOMENDASI