Batuan Mirip Pondasi Candi Ditemukan di Sumberharjo

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Susunan batu yang tertata rapih ditemukan warga di perbukitan Desa Wisata Pereng Kalurahan Sumberharjo Kapanewon Prambanan Sleman. Dilihat dari bentuk batuan dan susunannya diduga temuan ini merupakan pondasi candi, mengingat di wilayah Prambanan banyak terdapat situs peninggalan sejarah.

Kepala Dusun Pereng, Agus Nugroho mengungkapkan ia bersama warganya menemukan batuan tersebut pada Minggu (21/02/2021). Saat itu tujuh orang warga tengah menelusuri perbukitan mencari potensi-potensi wisata yang ada di padukuhannya untuk dikembangkan menjadi spot baru di wilayah Kecamatan Prambanan bagian selatan.

“Saat itu ditemukannya secara tidak sengaja. Kami melihat terdapat bebatuan yang tertata rapih, mirip benda sejarah di parit-parit hutan di perbukitan,” ungkap Agus Nugroho, Rabu (24/02/2021).

Saat itu ia dan warga sedang menuruni bukit dan tanpa diduga mereka menemukan banyaknya bebatuan di bawah parit. Beberapa warga mencoba mengamatinya dan ternyata bentuknya tak seperti batu yang sering ditemukan di perbukitan.

Batu yang ditemukan terdiri dari potongan-potongan berbentuk kotak, mirip struktur bangunan pada candi. Temuan itu membuat penasaran warga dan mereka akhirnya mengikuti bebatuan itu.

Ketua Pengelola Desa Wisata Pereng, Sukarmin yang ikut dalam rombongan mengungkapkan saat sebaran batuan itu diikuti ia menemukan sebuah pondasi di bawah dinding parit sungai. Saat ditemukan kondisi pondas tertutup alang-alang dan tanah, hanya satu bidang batuan saja yang terlihat. “Ada kalau sekitar 7 meter panjangnya dengan bentuk berundak,” jelasnya.

Warga segera melaporkan temuan itu kepada pihak kalurahan yang diteruskan ke Balai Pestarian Cagar Budaya (BPCB). Saat ini pihak kalurahan tengah menunggu hasil kajian BPCB untuk menentuan temuan batuan tersebut merupakan situs bersejaran berupa candi atau bukan.

Atas temuan itu warga menyebutnya dengan nama Situs Langgen 121, karena lokasi penemuan bebatuan tersebut berada di Kampung Langgeng. Sedangkan angka 121 karena situs ini ditemukan pada tanggal 21. (*)

BERITA REKOMENDASI