Bea Cukai Yogya Sita Ribuan Batang Rokok Ilegal

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Penindakan rokok ilegal kembali dilakukan petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) B Yogyakarta. Kali ini, petugas menyita 11 karton berisi 171.400 batang rokok ilegal berbagai merek dari seorang pria berinisial WS (38) asal Yogya di sebuah rusunawa wilayah Bantul.

“Rokok ini termasuk ilegal karena tidak disertai pita cukai dan pelanggaran yang dilakukan WS cukup signifikan karena kewajiban untuk membayar cukai tidak dipenuhi. Penahanan terhadap WS, saat ini sudah kami titipkan di Polda DIY atas sangkaan Pasal 54 dan atau 56 UU Nomor 39 Tahun 2007 Tentang Cukai, ancaman maksimal 5 tahun,” ungkap Kepala KPPBC TMP B Yogyakarta, Hengky Aritonang, Selasa (16/02/2021).

Hengky menjelaskan, dengan tidak dilengkapi pita cukai, potensi kerugian negara dalam kasus yang menjerat WS, sebesar Rp 114 juta. Terungkapnya kasus itu menurut Hengky, tak lepas dari partisipasi masyarakat yang menginformasikan adanya rokok ilegal di rusunawa yang ditempati oleh WS.

Tersangka WS, merupakan pengepul sekaligus penjual rokok ilegal yang sudah setahun terakhir menjalankan profesi terlarangnya. Ia mengambil rokok dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, kemudian dijual secara online dengan konsumen di wilayah Jawa Barat dan Sumatera.

Hengky menyebut, dengan naiknya cukai rokok rata-rata 12,5 persen, pihaknya sudah memprediksi terjadi peningkatan aktifitas rokok ilegal. Untuk mengantisipasi hal itu, jajarannya menggiatkan sosialisasi kepada masyarakat agar melapor jika mengetahui peredaran rokok ilegal.

“Yogya ternyata dipakai untuk transit rokok ilegal sebelum dikirim ke luar wilayah. Kami berharap, tindakan tegas ini jadi pembelajaran kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas ilegal,” pungkasnya. (Ayu)

BERITA REKOMENDASI