Belajar Patuh dan Berdemokrasi dari Kehidupan Ponpes

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pondok pesantren (ponpes) memiliki peran yan besar dalam menciptakan situasi keamanan dan keytertiban ditengah masyarakat. Apalagi ditengah masa pandemi seperti saat ini, cara ponpes membina terhadap para santri agar tetap sehat dan terhindar dari Covid-19 patut dicontoh dalam kehidupan sehari-hari.

“Para santri selalu patuh terhadap perintah kyai dan para kyai selalu memberikancontoh yang baik kepada para santri saat pandemi ini. Komunikasi dua arah ini patut ditiru dan bisa diterapkan guna upaya dalam pencegahan penularan Virus Corona yang kini tengah terjadi,” Kasubdit V Ditintelkam Polda DIY AKBP Moch Nawawi SPd MSi di Ponpes Ibnul Qoyyim Berbah Sleman, Kamis (25/06/2020).

Perintah untuk senantiasa memakai masker, menjaga jarak, selalu mencuci tangan maupun mengurai kerumunan selalu diterapkan di ponpes. Selain itu para santri juga patuh untuk menjalankan instruksi tersebut yang merupakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam silaturahmi ini Nawawi juga mengingatkan, masa pilkada yang tinggal beberapa bulan lagi bakal digelar hendaknya menjadikan momentum untuk meningkatkan persatuan dan persatuan. Ponpes harus bisa pula menjadi contoh yang baik dalam berdemokrasi guna memilih calon pemimpin terbaik.

“Peran dan bantuan ponpes dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat sangat dibutuhkan. Seperti yang kita harapkan bersama, dengan Pilkada yang baik maka kita akan memperoleh pemimpin yang baik pula,” ungkap Nawawi.

Pengasuh Ponpes Ibnul Qoyyim, KH Rohadi Agus Salim Lc SPdI menegaskan siap mendukung Polda DIY dalam pengamanan Pilkada 2020 sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Ia menegaskan peran pesantren dalam mendukung tegaknya NKRI tidak perlu diragukan lagi.

“Founding father Indonesia juga banyak yang berasal dari kalangan pesantren. Kemerdekaan pun diakui, didapat atas berkat Rahmat Allah,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini Polda DIY juga memberikan bantuan bagi ponpes jelang menghadapi masa New Normal. Bantuan yang diberikan berupa beras, face shield, masker, wastafel portabel, thermo Gun dan 10 liter sabun cuci tangan. (*)

BERITA REKOMENDASI