Beraksi di Bulan Ramadan, Ini Uniknya Gugah Sahur Tradisi Peso

SLEMAN,KRJOGJA.com – Hingga pertengahan bulan Ramadan ini, tim gugah sahur Pemuda Sodanten (Peso) Ambarketawang Gamping Sleman tetap konsisten dengan kegiatan membangunkan warga untuk menunaikan salah satu sunnah Ramadan, makan sahur. Melibatkan sejumlah personil mulai anak-anak hingga remaja, mereka dengan semangat mengelilingi kampung dimulai pukul 02.00 WIB dini hari.

"Tidak ada yang menyuruh. Tapi sebagai wujud tanggungjawab kami sebagai pemuda untuk ikut membangunkan warga agar tidak telat makan sahur," tutur koordinator Tim Gugah Sahur Peso, Apri Riyadi, Senin (12/6/2017) dini hari.

Menggunakan sejumlah peralatan yang acap dipakai marchingband, mereka membuat kreasi lagu-lagu yang cukup nyaman didengar. Hal ini yang membuat masyarakat juga menikmati meski harus dibangunkan di tengah istirahat malamnya.

Menurut Apri, kegiatan gugah sahur ini akan terus dilakukan hingga akhir Ramadan mendatang. Keliling kampung gugah sahur juga sudah menjadi rutinitas Pemuda Sodanten tiap bulan puasa dan menjadi tradisi.

"Sebelumnya pakai alat musik gamelan. Tapi sekarang ada alat marchingband. Yang penting suaranya enak dan tidak terlalu berisik," tukasnya. (R-7)

BERITA REKOMENDASI