Berdayakan Ibu-ibu dan Komunitas Difabel, Joglo Ayu Tenan Mendunia

Editor: Agus Sigit

SLEMAN, KRjogja.com – Berawal dari galeri seni produk kerajinan berupa aksesoris perhiasan dan seni olah kain ecoprint, Joglo Ayu Tenan Makerspace kini telah menjadi ruang kreatif bersama dan membuka diri pada kolaborasi lebih luas. Sebagai ruang kreatif bersama yang terinspirasi kearifan lokal menjadi produk kerajinan yang mendunia, Joglo Ayu Tenan Makerspace berhasil bertahan di tengah pandemi Covid-19 dan semakin berkembang dengan terus pemberdayaan masyarakat khususnya kelompok ibu-ibu dan komunitas difabel di DIY dan sekitarnya.

Founder Joglo Ayu Tenan Rahayu Dwiastuti atau lebih dikenal dengan nama Yayuk Sukardan yang merupakan penyintas autoimun Guillain-Barre Syndrome (GBS) mulai merajut mimpi tentang sebuah ruang berbagi dan dilandasi cintanya kepada seni kerajinan mendirikan Joglo Ayu Tenan sebagai wadah perajin untuk berkumpul dan menularkan ilmu pada 2007 lalu. Di sinilah, ibu-ibu kelompok binaan dan komunitas difabel diberdayakan melalui pelatihan membuat barang kerajinan yang ujungnya pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam kegiatan produksi seni olah kain, logam dan batuan alam yang dihadirkan dalam bentuk perhiasan, busana, tas dan lainnya, Joglo Ayu Tenan menggerakkan plasma binaan yang terdiri dari sekitar 50 ibu-ibu di lima desa binaan di DIY. Bernapaskan kewirausahaan sosial inilah, Joglo Ayu Tenan ingin terus menyebarkan semangat berkarya dan berdaya. Kini Joglo Ayu Tenan Makerspace membuka diri pada kolaborasi lebih luas.

” Saya bercita-cita memberi manfaat sebesar-besarnya untuk sesama sehingga saya ingin merangkul siapa pun berkolaborasi melalui pelatihan, program magang dan pameran. Kekayaan tanah Jawa mulai dari flora, fauna, filosofi, hingga motif diterjemahkan ke dalam desain cantik lewat metode yang berasal kearifan tradisi. Seperti di DIY ini, kearifan budayanya sangat kental yang mengandung nilai tersendiri. Jadi produk yang dihasilkan tidak hanya indah dan berkualitas, tetapi bisa bercerita ada makna atau nilai dibaliknya,” tuturnya di Joglo Ayu Makerspace Pogung Kidul Sinduadi Mlati Sleman, Jumat (12/11).

Yayuk mengaku menjadi mitra binaan Pertamina pada 2018 setelah berhasil menyabet gelar best of the best di ajang Inacraft 2017 lalu. Dengan menjadi mitra binaan Pertamina inilah, Joglo Ayu Tenan tidak sekedar mendapatkan pinjaman permodalan tetapi dibekali dengan berbagai pelatihan seperti pemasaran digital hingga fasilitasi pameran agar go global atau lebih mendunia. Di balik pandemi Covid-19, Jogja Ayu Tenan justru mendapat berkah dengan adanya berbagai fasilitasi dari Pertamina tersebut hingga mampu bertahan dan tetap memperdayakan ibu-ibu binaan dan komunitas difabel sekitar.

” Saya sempat tidak bisa membuat kerajinan lagi karena penyakit GBS sebelumnya, berkat semangat ibu-ibu kelompok binaan di DIY maupun komunitas difabel dari Sleman dan Boyolali inilah saya berjuang dan mendapatkan energi untuk mengajar dan mendesain kembali. Dari sinilah kuncinya adalah kolaborasi baik dengan Pertamina, perguruan tinggi dan berbagai pihak agar bisa memberdayakan komunitas demi menghidupkan perekonomian masyarakat,” tuturnya.

Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina Persero Brasto Galih Nugroho menyatakan Joglo Ayu Tenan ini merupakan salah satu mitra binaan Pertamina yang masuk dalam Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PPUMK). Setidaknya ada 131 mitra binaan diDIY yang telah bergabung dalam PPUMK ini dengan total nilai penyaluran mencapai lebih dari Rp 7 miliar selama tiga tahun terakhir ini. Pertamina pun tidak tanggung-tanggung menggandeng konsultan memberikan pendampingan kepada mitra binaan yang terkendala dan terdampak pandemi Covid-19 berupa konsultasi.

” Jogja Ayu Tenan ini sudah dua kali sebagai mitra binaan PPUMK. Ini membuktikan mitra binaan ini termasuk mitra yang sukses karena sudah ada pinjaman pertama kemudian lunas dilanjutkan pinjaman kedua. Artinya dari Pertamina, pembinaan-pembinaan yang kita lakukan kepada mitra binaan yang terpilih akan diberikan penghargaan seperti Local Heroes Award, berkesempatan mengikuti pameran dan sebagainya,” imbuhnya. (Ira)

 

 

BERITA REKOMENDASI