Bersama Dinas Damkar Sleman, SCH Simulasi Pemadaman Kebakaran

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRjogja.com – Upaya menanggulangi dan mengantisipasi risiko kebakaran harus selalu dilakukan. Selain perawatan serta penyediaan terhadap fasilitas alat pemadam kebakaran, personel didalamnya juga harus memiliki pengetahuan dan informasi dalam upaya penanggulangan kebakaran. Dengan adanya pengetahuan dasar mengenai cara memadamkan api, diharapkan dapat meminimalisir peluang dan risiko kebakaran yang lebih besar.

Sleman City Hall berkerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman menggelar simulasi dan pelatihan pemadaman kebakaran pada Sabtu (13/3) pukul 07.30 – 09.30 WIB di area drop off Jalan Magelang. Acara dimulai dengan pengarahan dari anggota damkar mengenai unsur-unsur api dan pentingnya 5 menit pertama sebelum kebakaran yang harus diantisipasi sehingga kebakaran tidak membesar.Lima menit pertama adalah masa krusial sehingga perlu adanya langkah pemadaman yang tepat.

Selain itu petugas juga memberikan informasi mengenai cara memadamkan api dari tabung gas dan regulatornya, memadamkan kobaran api secara manual menggunakan karung goni, pemakaian breathing apparatus, memadamkan api menggunakan APAR (Alat Pemadam Kebakaran Ringan) dan hydrant.

Sebanyak 70 orang yang terdiri dari manajemen Sleman City Hall, tenant Sleman City Hall, dan manajemen PT Garuda Mitra Sejati mengikuti simulasi dan pelatihan mengenai pemadaman kebakaran. Simulasi dan pelatihan ini dilakukan guna meningkatkan pelayanan, kenyamanan, serta keamanan bagi pengunjung Sleman City Hall karena manajemen dan para tenant di Sleman City Hall telah dibekali dengan kemampuan memadamkan api ringan.

Simulasi dan pelatihan ini tetap menerapkan protokol kesehatan. Petugas pemadam kebakaran dan seluruh peserta sebelum dan setelah melakukan kegaitan wajib untuk mencuci tangan. Setiap petugas dan peserta juga wajib untuk menggunakan masker dan menjaga jarak selama pelatihan. Hal ini dilakukan untuk memberi kenyamanan serta memastikan seluruh manajemen tetap mematuhi protokol kesehatan.

SCH

BERITA REKOMENDASI