BNI Berikan Genset Bagi Rumah Singgah YKI DIY

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta kembali menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang kali ini ditujukan kepada Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DIY. Program CSR BNI kali ini memang tengah difokuskan pada bidang kesehatan dan sosial khususnya dalam penanganan pandemi Covid-19 di area wilayah masing-masing.

Pimpinan BNI Kantor Cabang (KC) Yogyakarta Ilham Adi Soenarto menyampaikan sebagai wujud program tanggung jawab sosial perusahaan, BNI memberikan bantuan mesin genset senilai Rp 102 juta kepada YKI DIY. Mesin genset tersebut dimanfaatkan untuk sumber energi Rumah Singgah Pasien Kanker Sasana Marsudi Husada yang dikelola YKI DIY.

“Program CSR BNI ini pas dengan program YKI DIY yang ‘concern’ pada kesehatan masyarakat. Kami berharap bantuan mesin genset ini berguna secara maksimal dan dipelihara bagi YKI DIY terutama untuk rumah singgah pasien kanker,” tutur Ilham didampingi Pemimpin Bidang Pemasaran KC Yogyakarta Dadang Purwaganda di sela-sela penyerahan bantuan CSR secara simbolis kepada Ketua YKI DIY GKR Hemas di Sendowo G-1B Sleman, Senin (23/11/2020).

Ilham menjelaskan program CSR BNI 2020 ini, hampir 90 persen diperuntukkan untuk penanganan pandemi Covid-19. Khusus untuk BNI Yogyakarta telah menyalurkan dana CSR sebesar Rp 1,6 miliar pada 2020 ini. Sedangkan total alokasi dana CSR untuk BNI Kanwil Yogyakarta yang meliputi KC Yogyakarta dan KC UGM mencapai setidaknya Rp 3,5 miliar bagi 36 kegiatan pada tahun ini.

“Kami berterima kasih atas bantuan mesin genset ini dari BNI karena bisa dimanfaatkan untuk rumah singgah kami yang baru yaitu Sasana Marsudi Husada. Kami berharap BNI bisa memberikan dukungan kembali kepada YKI DIY kedepannya,” ujar GKR Hemas.

GKR Hemas menyampaikan keberadaan rumah singgah pasien kanker masih sangat dibutuhkan terutama bagi keluarga kurang mampu. Mengingat biaya pengobatan dan perawatan kanker sangatlah mahal, maka dengan adanya rumah singgah ini setidaknya dapat membantu mendukung kesembuhan pasien.

“Kami baru bisa membangun satu blok rumah singgah pasien kanker yang berkapasitas 14 kamar dan masih ada satu blok lagi yang rencananya akan dikembangkan untuk perluasan rumah singgah YKI DIY. Kami berharap BNI bisa mendukung rencana perluasan rumah singgah tersebut,” imbuh Permaisuri Raja Kraton dan istri Gubernur DIY tersebut. (Ira)

BERITA REKOMENDASI