BNI Berperan Aktif Antisipasi Dampak Pandemi

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendukung program pengembangan alat deteksi virus Covid-19 yaitu GeNose, kerjasama dengan PT Gama Multi Usaha Mandiri (GMUM) sebagai perusahaan holding dan investasi milik Universitas Gadjah Mada (UGM). Hal tersebut diwujudkan dalam penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara BNI, UGM dan PT GMUM terkait dukungan BNI untuk produksi GeNose secara massal dalam rangka memenuhi tingginya permintaan masyarakat yang telah dilakukan di Ruang Rapat Pimpinan Balairung UGM pada Senin (04/01/2021) dan Rabu (06/01/2021).

“GeNose adalah hasil karya inovasi UGM dalam menciptakan alat untuk mendeteksi serta mendiagnosis secara akurat, cepat dan efisien, apakah seseorang terinfeksi virus corona atau tidak, dengan mengambil sampel dari hembusan nafas,” ujar Wakil Rektor Bidang Kerjasama & Alumni UGM Prof Dr Paripurna SH M Hum LL M.

Paripurna menuturkan GeNose merupakan alat deteksi Covid -19 melalui skrining cepat besutan para ahli UGM yang dimotori oleh Prof Kuwat Triyana yang telah mengantongi izin edar dari Kemenkes No. KEMENKES RI AKD 20401022883 Tanggal 24 Desember 2020 sehingga sudah siap untuk dipasarkan. Biaya tes dengan GeNose cukup terjangkau hanya sekitar Rp 15 ribu sampai Rp 25 ribu dengan hasil tes cukup cepat sekitar 3 menit serta tidak memerlukan reagen atau bahan kimia lainnya.

“Dukungan BNI ini merupakan bagian dari komitmen BNI untuk berperan aktif dalam mengantisipasi dampak pandemi Covid-19,” kata Head of Business Banking BNI Kantor Wilayah Yogyakarta Andy Yusdiman.

Sementara itu, Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal menambahkan dukungan BNI tersebut merupakan komitmen BNI untuk mendukung proyek strategis nasional di Indonesia dalam rangka dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga GeNose akan mampu memberikan efek yang baik bagi pemulihan ekonomi nasional, khususnya pada sektor perhubungan/transportasi, hotel dan akomodasi, pariwisata dan industri terkait lainnya,” pungkasnya. (Ira)

BNI

BERITA REKOMENDASI