Buah dan Daun Parijoto Tingkatkan Kesuburan

Editor: Ivan Aditya

TANAMAN parijoto merupakan tanaman semak yang bisa hidup di sembarang tempat, baik perkebunan, sawah atau pinggir sungai. Namun dalam perkembangan nya, kini tanaman ini mulai dibudidayakan oleh masyarakat sebagai tanaman obat keluarga (toga). Buahnya berbentuk bulat atau lonjong, kecil-kecil sedangkan daunnya seperti lanset dengan diameter rata-rata 15 centimeter berwarna hijau tua dengan urat yang menonjol. Buah dan daun parijoto ternyata juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh, dengan mengonsumsi buah atau daunnya.

Dalam Serat Jampi Jawi tinggalan leluhur yang memuat hampir 291 resep jamu Jawa, yang hingga kini masih relevan untuk dilestarikan, disebutkan di antaranya manfaat tumbuhan parijoto adalah untuk menambah kesuburan bagi wanita.

“Yen wadonira angel anggone nggarbini unjukana ramuan godhong parijoto utyawa dhahar wohe, uga yen sajroning ngandheg amrih tetep sehat lan putranira bagus lan ayu kerepana dhahar utawa ngunjuk rajuan godhong parijoto”. Apabila isterimu sulit hamil makanlah buah parijoto atau minum ramuan daun parijoto, juga ketika istrimu dalam kondisi hamil agar anaknya lahir dengan tampan dan cantik banyak-banyak mengonsumsi buah dan daun parijoto.

Dengan kata lain buah dan daun parijoto dapat membantu tingkat kesuburan seorang wanita, sehingga akan cepat hamil. Demikian juga bagi wanita hamil akan memberikan nutrisi tambahan bagi wanita yang sedang hamil, sehingga diharapkan nantinya akan lahir anak yang sehat, tampan maupun cantik. Selain itu dengan mengkonsumsi buah parijoto, bisa untuk menjaga fisik bayi dalam kandungan.

Menjaga daya tahan tubuh, karena ibu hamil sangat rentan terserang penyakit yang membuat sistem imun tubuhnya melemah. Nah, dengan banyak mengonsumsi buah parijoto akan meningkatkan sistem kekebalan dan terhindar dari beberapa penyakit ketika ibu hamil. Karena adanya zat antioksidan, buah parijoto juga bisa untuk mengurangi risiko keguguran pada ibu hamil.

Kecuali itu dengan mengonsumsi buah atau daun parijoto akan meredakan sariawan di mulut, caranya dengan menumbuk buah parijoto sampai halus kemudian dilarutkan ke dalam air untuk berkumur dua kali sehari, kalau masih ada sisa bisa dipakai kembali hingga sariawan hilang. Bagi anak-anak atau orang dewasa yang mengalami diare menret, bisa memanfaatkan daun parijoto kemudian direbus dengan air hingga mendidih.

Setelah itu disaring, hingga dingin kemudian diminum dua kali sehari, pagi atau sore. Kegunaan yang lain adalah untuk mengobati kolesterol, dengan memakan buahnya langsung setelah dicuci bersih dengan air mengalir.

Kanker pada tubuh akibat adanya kerusakan sel tubuh yang dipicu radikal bebas, karena buah parijoto mampu menangkal radikal bebas maka secara tidak langsung mampu mencegah berkembangnya sel kanker pada tubuh. Selain itu juga tumor merupakan penyakit yang berbahaya, karena mengandung antioksidan alami maka buah parijoto juga bisa mencegah perkembangan sel tumor yang ganas.

Itulah beberapa manfaat buah dan daun parijoto untuk kesehatan tubuh, dimana tinggalan leluhur tersebut diyakini sebagai tamba teka lara lunga. Meski banyak obat-obat produksi pabrik, namun memanfaatkan buahd an daun parijoto untuk jamu tradisional masih relevan dan dilestarikan hingga sekarang. (Sutopo Sgh)

BERITA REKOMENDASI