Bukan Siapa – siapa Lagi, Purnawirawan Harus Jadi Perekat Bangsa

SLEMAN, KRJOGJA.com – Sebagai purnawirawan TNI hendaknya tetap
berpegang teguh pada sumpah prajurit yang telah diikrarkan. Meski tugas utama pada bangsa dan negara telah usai, tetapi kesetiaan pada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 tetap ada hingga tembakan salvo terakhir mengantar ke liang lahat.

Demikian diungkapkan mantan Panglima TNI, Jendral TNI (Purn) Gatot Nurmantyo saat memberikan amanat pada Silaturahmi Purnawirawan TNI Polri se-Wilayah Jateng dan DIY di Gedung Serbaguna Monumen Yogya Kembali (Monjali) Sleman, belum lama ini.

Lebih jauh, Gatot Nurmantyo mengatakan, pada momen Hari Kemerdekaan ini pihaknya mengajak pada para purnawirawan untuk turut berjuang mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.

"Terlebih pada pesta demokrasi yang lalu kita harus menerima dengan lapang apapun hasilnya. Sebagi purnawirawan juga harus bisa mengambil peran positif untuk merekatkan bangsa ini. Tentu semua bisa dimulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga kita masing-masing hingga lingkungan yang lebih luas," tandasnya.

Sementara itu, Penasehat Purnawirawan TNI Jateng-DIY, Letjen TNI (Purn) Bibit Waluyo menyatakan, kesetiaan para purnawirawan pada bangsa dan negara tetap akan terus ditunjukkan. Karena itu, Bibit Waluyo berharap agar purnawirawan untuk terus mamantau kemajuan dan perkembangan zaman.

"Meski kita bukan siapa-siapa lagi, tetapi kita harus menjadi sumber inspirasi rakyat serta penggerak stabilitator bangsa Indonesia. Jadilah contoh yang baik bagi lingkunganmu," pesan Bibit Waluyo. (Adk)

BERITA REKOMENDASI