Buruh Rokok dan Petani Tembaku Terima Bagi Hasil Cukai

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Sebanyak 593 buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok di PT Mitra Adi Jaya Berbah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), Rabu (15/12/2021). Masing-masing butuh menerima BLT sebesar Rp 1.060.000 untuk bulan Oktober – November.

Manager Operasional PT Mitra Adi Jaya Aditya Wirawan mengatakan, penyaluran BLT merupakan hasil dari pengembalian cukai tembakau yang dibagikan kepada petani tembakau dan buruh pabrik rokok di wilayah Sleman. Diharapkan BLT ini dapat membantu kesejahteraan buruh maupun petani.

“Tentu ini sangat berdampak positif bagi karyawan kami. Apakah masih dalam masa pandemi. Harapannya tidak hanya sekali, namun di tahun-tahun berikutnya juga ada kegiatan serupa,” katanya.

Total buruh di PT Mitra Adi Jaya ada 393 orang yang 92 persen adalah perempuan. Karena rokok yang diproduksi adalah sigaret kretek tangan, jadi jumlah pekerjaannya cukup tinggi. Dari total buruh, 40 persen warga Berbah. Sisanya ada dari Bantul, Gunungkidul dan Klaten.

Selama pandemi, aktivitas di pabrik harus disesuaikan dengan level PPKM yang ditetapkan pemerintah. “Kita tidak ada PHK. Aktivis tetap jalan. Hanya saja jumlah karyawan yang masuk disesuaikan dengan kebiasaan pemerintah. Namun untuk saat ini sudah masuk 100 persen,” ujarnya.

BLT ini disambut senang oleh buruh. Karena bisa dimanfaatkan untuk menambah keperluan sehari-hari. “Kebetulan anak saya mau masuk sekolah. Jadi bisa untuk biaya tambahan,” kata Indarti, mandor giling di PT Mitra Adi Jaya.

Penyaluran BLT disaksikan oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa. Pemda Sleman mengalokasikan dana sebesar Rp 628.580.000 yang dibagikan ke 393 buruh pabrik rokok dan 200 buruh tani tembakau yang ada di Sleman.

“Calon penerima telah terlebih dahulu melalui tahap verifikasi dan validasi oleh dinas terkait untuk memastikan data kependudukan penerima merupakan buruh pabrik rokok dan tani tembakau yang berpenduduk di Kabupaten Sleman. Disesuaikan dengan alamat pabrik, yakni di Sleman,” katanya. (Awh)

BERITA REKOMENDASI