Calon Mahasiswa Harus Kantongi Surat Keterangan Bebas Covid-19, Ini Maksudnya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman mewajibkan calon mahasiswa baru atau mahasiswa yang akan kembali ke DIY membawa surat keterangan bebas Covid-19 dari daerah asal. Kebijakan ini terbilang masih longgar karena hanya mengharuskan membawa surat keterangan uji rapid test tidak sampai hasil swab tenggorokan. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 bilamana kegiatan belajar mengajar di perguruan tinggi dimulai.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo, prediksi gelombang kedua positif Covid-19 setelah Lebaran ini bisa saja terjadi. Apalagi jika kegiatan sekolah akan dimulai bahkan penerimaan mahasiswa baru di tingkat perguruan tinggi. Meski tidak menerapkan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB), calon mahasiswa baru harus membawa surat keterangan bebas Covid-19 dari daerah asal.

“Kami tidak seketat DKI yang sampai menyertakan hasil swab tenggorokan. Minimal satu kali hasil uji rapid test saja sebagai upaya antisipasi mereka (calon mahasiswa) membawa virus dari daerah asal,” ungkap Joko Hastaryo.

Hasil rapid test nantinya diserahkan ke pihak perguruan tinggi tempat mereka mendaftar. Baru kemudian pihak perguruan tinggi yang menyerahkan datanya ke Dinas Kesehatan.

Joko menambahkan, saat ini ada permintaan layanan uji rapid test meningkat di beberapa rumah sakit dan laboratorium swasta. “Angkanya belum mencapai ratusan. Berkisar puluhan,” tandas Joko. (Aha)

BERITA REKOMENDASI