Canggih! Profesor UGM Bikin Alat Deteksi Covid-19 dari Hembusan Nafas

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – GeNose C19 atau Gadjah Mada Electronic Nose yang merupakan inovasi alat deteksi cepat gejala covid-19 melalui hembusan nafas sudah menjalani tahap uji diagnostik di rumah sakit rujukan Covid. Alat karya Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., dan tim kini selangkah lebih dekat untuk diproduksi pada akhir tahun ini.

Kuwat menyampaikan harga pengetesan menggunakan GeNose C19 akan lebih murah dengan tujuan membantu penanggulangan pandemi Covid. Alat tersebut sudah mendapatkan izin dari Kemenkes untuk segera menjalani uji diagnostik di 9 Rumah Sakit mitra salah satunya adalah RSUP Dr. Sardjito.

“Desain uji diagnostik berupa cross sectional dan triple blinded. Sementara itu, rekrutmen subjeknya adalah multicenter consecutive sampling hingga tercapai jumlah sampel berimbang antara kelompok positif covid-19 dan negatif covid-19. Pada tahap awal penerapan GeNose C19 akan difungsikan sebagai alat screening covid-19. Sambil dievaluasi akurasi, sensitivitas dan spesifisitasnya maka diharapkan dapat ditingkatkan menjadi alat diagnostik covid-19 yang disetarakan dengan swab/PCR,” ungkapnya melalui pernyataan tertulis pada media, Selasa (27/10/2020).

Anggota tim peneliti lainnya dr. Dian Kesumapramudya Nurputra, PhD menambahkan dalam uji diagnostik setiap pasien akan diambil sampel nafas dan sampel swab nasofaring secara bersamaan. Ditargetkan 1.500 sampel diuji selama tiga minggu dengan 10 persen dari sampel tersebut benar-benar merupakan pasien yang positif covid-19.

BERITA REKOMENDASI