Cegah Kejahatan Jalanan, Pemkab Sleman Gagas Ruang Ekspresi Remaja

Editor: Agus Sigit

SLEMAN, KRjogja.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman sedang menggagas untuk menyiapkan ruang ekspresi bagi remaja. Hal itu mencegah terjadi aksi kejahatan jalanan atau ‘klithih’ yang saat ini cukup meresahkan masyarakat DIY.

Bupati Sleman Dra Kustini Sri Purnomo mengatakan, aksi kejahatan jalanan yang dilakukan para remaja ini memang cukup meresahkan masyarakat. Bahkan yang cukup memprihatinkan, korban maupun pelaku ini tergolong masih sangat muda dan masa depannya masih panjang.

“Kami cukup prihatin dengan maraknya kembali aksi kejahatan jalanan. Soalnya sudah cukup meresahkan masyarakat yang melakukan aktivitas di luar,” kata Kustini kepada KR, Kamis (6/1).

Menurutnya, remaja yang sering melakukan aksi kejahatan ini kebanyakan untuk mencari jati diri. Namun yang dilakukan oleh para remaja itu selama ini terkadang salah atau negatif. Bahkan ironisnya ke arah kriminalitas.

“Para remaja itu mempunyai energi dan potensi yang besar untuk salurkan. Tapi kalau disalurkan ya kearah yang salah, bisa berbahaya seperti melakukan kejahatan jalanan. Dan pemerintah daerah mempunyai kewajiban untuk mencegah itu,” ucapnya.

Untuk mencegah terjadinya kejahatan jalanan yang dilakukan remaja, Pemerintah Kabupaten Sleman mempunyai gagasan menyediakan ruang ekspresi bagi remaja. Dengan harapan ruang ekspresi itu menyaluran bakat dan minat para remaja ke arah yang lebih positif.

“Dari pada putar-putar atau nongkrong yang tidak jelas, sebaiknya energi para remaja itu disalurkan ke kegiatan yang positif. Sehingga keberadaan ruang ekspresi itu nantinya untuk mengekspresikan kreativitas mereka. Harapannya kejahatan jalanan bisa dicegah,” ujarnya.

Mengenai konsep ruang ekspresi itu, tentunya Pemerintah Kabupaten Sleman akan bekerja sama dengan beberapa pihak. Tujuannya keberadaan ruang ekspresi itu sesuai dengan keinginan para remaja.

“Tentu kami tidak bisa bekerja sendirian untuk mewujudkan ruang ekspresi ini sesuai dengan keinginan mereka (remaja). Pemkab Sleman akan libatkan beberapa pihak, termasuk dari kalangan remaja itu sendiri,” terangnya. (Sni)

 

 

BERITA REKOMENDASI