Cegah Klaster Baru, Pemkab Sleman Adakan Swab Massal

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kesehatan melakukan swab test terhadap ustadz dan ustadzah di Pondok Pesantren Pandanaran, Ngaglik, Sleman. Pada kesempatan tersebut juga diluncurkan gerakan “Cita Mas Jajar” yang merupakan akronim dari Cuci Tangan Pakai Sabun, Memakai Masker Dan Jaga Jarak 1,5 Meter.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini menyasar lembaga pendidikan yang berasrama, seperti pondok pesantren. Pasalnya interaksi yang terus menerus antar penghuni di pondok pesantren menurutnya dapat menjadi sebab penyebaran Covid-19 jika tidak diantisipasi. Ditambah lagi penghuni pondok pesantren tersebut berasal dari berbagai daerah, baik dari dalam ataupun luar Kabupaten Sleman. “Dengan swab test ini diharapkan tidak timbul klaster penularan Covid-19 di pondok pesantren”, ujarnya.

Ia juga mengapresiasi gerakan Cita Mas Jajar yang telah diluncurkan tersebut. Ia menilai gerakan ini merupakan protokol kesehatan yang harus dilaksanakan oleh siapa pun dan di mana pun. Kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan gerakan Cita Mas Jajar menurutnya kunci untuk menghindari penyebaran Covid-19.

BERITA REKOMENDASI