Cerita Dewi ‘Toh Ino’ dan Mitos Enteng Jodoh Perempuan di Pandowoharjo

SLEMAN, KRJOGJA.com – Padukuhan Toino, Kalurahan Pandowoharjo Sleman ternyata menyimpan cerita rakyat yang sangat menarik. Betapa tidak, di desa yang berbatasan dengan Sungai Denggung ini, air tidak pernah kering karena adanya dua mata air yang terus mengalir sepanjang tahun.

Dukuh Toino, Jetakan, Prana Sakti Yogaswara menceritakan kisah Padukuhan Toino tak bisa dilepaskan dari sosok Dewi Toh Ino. Dahulu kala, Dewi Toh Ino memiliki toh atau tompel hingga membuatnya selalu diejek dan dihina orang.

“Menurut cerita sesepuh dari waktu ke waktu, Dewi Toh Ino kemudian mandi di sendang atau sumber mata air yang ada di sungai wilayah padukuhan ini. Setelah beberapa kali, toh di tubuhnya hilang sehingga ia menjadi cantik dan disukai banyak lelaki. Sejak itulah orang menyebut padukuhan ini Toino, dari kata Toh dan Ino (dihina),” ungkapnya ketika berbincang dengan KRjogja.com, Minggu (13/12/2020).

Dewi Toh Ino diketahui pula memiliki pengawal seekor welut (belut) putih yang sakti. Dari situ pula muncul ajian Welut Putih yang dahulu dipercaya jadi kanuragan pasukan dari Yogyakarta.

BERITA REKOMENDASI